Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 5 Agustus 2026
Warga Terdampak Kebakaran TPA Suwung Diminta Mengungsi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pj. Gubernur Bali SM. Mahendra Jaya, meminta warga terdampak di lokasi kebakaran TPA Suwung agar mengungsi ke tempat lebih aman terutama lansia dan anak-anak.
Hal ini disampaikannya saat meninjau lokasi kebakaran pada Kamis, 12 Oktober malam.
Sebelumnya, TPA Suwung yang merupakan tempat penampungan akhir sampah terbesar di Bali terbakar pada Kamis, 12 Oktober 2023. Api dilaporkan mulai terlihat pukul. 11.30 WITA.
Kebakaran hebat di TPA Suwung Denpasar mengakibatkan kepulan asap tebal membubung tinggi dan menimbulkan polusi bagi masyarakat di sekitar.
Petugas pemadam api dari tim gabungan masih berjibaku mengatasi kobaran api di TPA Suwung Denpasar, Bali yang terjadi sejak Kamis, 12 Oktober 2023 pukul 11.30 WITA.
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan, proses pemadaman api masih berlangsung hingga pukul 21.00 WITA, Kamis, 12 Oktober 2023, malam.
"Petugas masih standby di lokasi sampai dini hari. Upaya pemadaman masih terus dilakukan," kata Rentin, Jumat, 13 Oktober 2023.
Menurut Rentin, untuk mempercepat proses pemadaman, BPBD akan menurunkan helikopter untuk melakukan water boombing.
"Atas arahan BNPB, Jumat ini akan disediakan satu unit helikopter untuk pemadaman," ujarnya. (sumber: viva.co.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 2576 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1264 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 907 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 828 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 654 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun