Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
6 Kapal Perang China Siaga di Timur Tengah Saat Israel-Hamas Panas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Tentara Pembebasan Rakyat China (Chinese People's Liberation Army/PLA) dilaporkan mengerahkan enam kapal perang di Timur Tengah pekan ini, di tengah situasi panas perang milisi Hamas Palestina vs Israel.
Satuan tugas pengawalan angkatan laut ke-44 PLA disebut berada di Oman melakukan latihan bersama dengan Angkatan Laut Oman dalam operasi rutin yang melibatkan kapal-kapal tersebut sejak Mei. Keenam kapal perang itu sendiri terdiri dari kapal perusak berpeluru kendali, kapal pasokan terintegrasi, hingga kapal fregat.
Diberitakan Sputnik, keberadaan kapal perang China ini terdeteksi bersamaan dengan pengiriman kapal Amerika Serikat ke Mediterania timur baru-baru ini.
Amerika Serikat mengerahkan dua kapal induk ke Mediterania timur, wilayah perairan sekitar Gaza, Palestina, untuk membantu Israel melawan Hamas, milisi yang berkuasa di Gaza.
"Presiden sebagai panglima tertinggi akan melakukan apa yang harus dia lakukan untuk menjaga kepentingan keamanan nasional [Amerika Serikat]," kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, pekan lalu.
Langkah AS mengirim kapal guna membantu Israel sendiri dikecam oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Menurut Erdogan, kehadiran militer AS di daerah konflik hanya akan memberi Israel lampu hijau untuk melakukan pembantaian di Gaza.
Sejak perang Hamas vs Israel pecah pada 7 Oktober lalu, AS memang menyatakan dukungan penuh kepada Israel dan mengirimkan kapal induk untuk membantu Tel Aviv melawan milisi Palestina tersebut.
Negara-negara lainnya seperti Inggris, Prancis, Jerman, Australia, hingga Austria juga turut mengirim dukungan militer untuk Tel Aviv.
Di sisi lain, China hingga Rusia menyatakan dukungannya terhadap Palestina. China menganggap akar penyebab konflik Israel-Palestina yaitu pengabaian terhadap hak-hak warga Palestina, terutama soal hak untuk merdeka.
"Akar penyebab konflik Palestina-Israel adalah hak rakyat Palestina atas kenegaraan (merdeka) telah dikesampingkan sejak lama. China akan terus berpihak pada perdamaian dan mendukung perjuangan rakyat Palestina dalam menjaga hak-hak nasional mereka," kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi saat menjamu Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian di Beijing pada Minggu (15/10).
Perang Hamas-Palestina ini pun bukan cuma terjadi di kedua wilayah itu. Perang ini juga meluas hingga ke Lebanon.
Israel menggempur Lebanon habis-habisan demi menumpas milisi Hizbullah yang dinilai membantu Hamas menyerang Negeri Zionis.
Hingga kini, perang terus berkecamuk di wilayah-wilayah tersebut. Israel bahkan sudah bersiap melancarkan serangan darat besar-besaran di Jalur Gaza.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2940 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun