Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sekjen PBB Tegaskan Serangan di Gaza Bentuk Pelanggaran Nyata
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menuduh pelanggaran hukum internasional terjadi dalam penyerangan di Gaza. Ia pun mendesak aksi kemanusiaan segera dalam memberikan bantuan bagi yang terdampak di sana.
"Saya sangat khawatir mengenai pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional yang kami saksikan di Gaza," kata Guterres dalam sesi rapat Dewan Keamanan PBB pada Selasa (24/10).
"Biar saya pertegas: Tidak ada satu pun pihak dalam konflik bersejata yang berada di atas hukum humaniter internasional," tuturnya tanpa secara blak-blakan menyebut Israel.
Sebelum mengikuti rapat DK PBB, Guterres secara pribadi melakukan perjalanan ke perbatasan antara Mesir dan Gaza dalam upaya membiarkan bantuan masuk. Ia juga menyambut baik penyeberangan tiga konvoi bantuan melalui perbatasan Rafah.
"Tetapi bantuan itu hanya setetes dari lautan hal-hal yang dibutuhkan. Selain itu, pasokan bahan bakar PBB di Gaza akan habis dalam hitungan hari. Itu akan jadi bencana lain," ungkapnya.
"Untuk meringankan penderitaan yang luar biasa, buat pengiriman bantuan lebih mudah dan aman, dan memfasilitasi pembebasan sandera. Saya ulangi seruan saya untuk segera lakukan gencatan senjata kemanusiaan," Guterres menegaskan.
Sesi Dewan Keamanan PBB mempertemukan para diplomat terkemuka, termasuk Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, yang sebelumnya menolak seruan gencatan senjata, dengan mengatakan hal itu hanya akan memungkinkan Hamas berkumpul kembali.
Militan Hamas yang menyerbu ke Israel dari Jalur Gaza pada 7 Oktober menewaskan sedikitnya 1.400 orang dan menyandera lebih dari 220 orang, menurut pejabat Israel.
Lebih dari 5.700 warga Palestina tewas di Jalur Gaza akibat pemboman balasan Israel, kata kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di wilayah tersebut.
Guterres sebelumnya juga mengutuk serangan Hamas sebagai sesuatu yang "mengerikan."(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2266 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan