Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
39 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Karangasem, Ini Pemicunya
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Hingga bulan September tahun 2023, sedikitnya ada 39 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karangasem yang terdiri dari kasus pelecehan seksual, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) hingga penganiayaan.
Namun demikian, menurut Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Karangasem, Nyoman Budiartini, dengan jumlah kasus tersebut bisa dikatakan terjadi penurunan jika dibandingkan dengan jumlah kasus pada tahun 2022 mencapai 45 kasus.
"Meskipun lebih rendah dari tahun lalu tetapi potensi peningkatan masih bisa saja terjadi, karena untuk kasus pelecehan pada bulan Oktober belum tercatat," kata Budiartini, Rabu (25/10/2023).
Menurutnya ada beberapa faktor yang menjadi pemicu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karangasem seperti faktor ekonomi, kurangnya komunikasi dan perhatian orang tua terhadap anak serta faktor teknologi, karena saat ini semua kalangan sangat bebas dalam mengakses berbagai konten di media sosial.
"Kami mengimbau kepada remaja dan siswa untuk tetap waspada, sementara kepada orang tua agar menjaga dan memantau aktivitas anak-anaknya termasuk aktivitas dimedia sosialisasi," terangnya.
Ia juga berencana menjalin kerjasama dengan Dinas Komunikasi Informasi (Diskominfo) Karangasem untuk melaksanakan kegiatan literasi digital dengan menyasar remaja, anak SMP, SMA, dan SMK. Hal ini dilakukan sebagai upaya menekan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3845 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1358 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 852 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun