Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Desa Tegal Harum Kedepankan Inovasi Digital untuk Pelayanan Masyarakat
Masuk Tahap Visitasi Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik Tingkat Nasional
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Desa Tegal Harum, Kecamatan Denpasar Barat, masuk dalam tahap visitasi Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik tingkat nasional 2023.
Pada tahapan ini, sejumlah tim penilai yang dipimpin Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia, Arya Sandhiyudha ini melakukan kunjungan lapangan ke kantor desa setempat dan diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, pada Senin (30/10).
Tampak hadir pada kunjungan itu, perwakilan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Aryo Wicaksono, perwakilan Bappenas RI, Yunes Herawati, Kepala Dinas PMD dan Dukcapil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, serta jajaran terkait lainnya.
Dalam sambutan Walikota Denpasar yang dibacakan Wakil Walikota Denpasar Arya Wibawa, disebutkan sejauh ini Pemkot Denpasar memiliki komitmen untuk terus berinovasi menciptakan sistem yang lebih transparan, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Dan melalui visitasi ini diharapkan akan ada langkah menuju tingkat keterbukaan informasi yang lebih tinggi dan bermanfaat.
"Kami di Kota Denpasar akan berupaya terus meningkatan peran aktif dalam keterbukaan informasi publik. Dengan semangat Vasudhaiva Kutumbhakam, Pemkot Denpasar juga mengupayakan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder agar pola keterbukaan informasi publik dapat berjalan optimal," kata Arya Wibawa.
Sementara itu, Wakil Ketua KIP RI, Arya Sandhiyudha menjelaskan, saat ini KIP tidak hanya terbatas pada tingkatan pusat saja, namun juga telah merambah pada tingkatan di bawahnya, tak terkecuali tingkat Desa/Kelurahan.
"Keterbukaan informasi publik tidak melulu hanya pada skala pusat saja. Namun juga pada tingkatan di bawahnya. Terutama di level pemerintahan desa, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pola respons lingkungan juga menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan keterbukaan informasi publik di masyarakat," ujarnya.
Layanan informasi yang transparan, akuntabel, partisipatif, lanjut Arya Sandhiyudha merupakan hal utama yang harus dijadikan indikator dalam mengelola pemerintah desa yang terbuka.
Di lokasi yang sama, Perbekel Desa Tegal Harum, I Komang Adi Widiantara, mengemukakan kesiapan pihaknya dalam proses digitalisasi pola pemerintahan dan juga pelayanan pada masyarakat. Implementasi literasi publik juga akan terus dilakukan guna membuka seluas luasnya akses informasi ke masyarakat.
Baca juga:
Pastikan Program Pemkab Dirasakan Masyarakat, Kegiatan Bupati Menyapa Perdana di Desa Tukadaya
"Maka dengan masuknya Desa Tegal Harum dalam tahap visitasi Apresiasi Keterbukaan Informasi Publik ini, akan semakin menyuntikan semangat untuk dapat menciptakan inovasi dalam hal digitalisasi baik dalam pemerintahan maupun pelayanan pada warga," jelasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan