Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 15 September 2026
Kondisi Rumah Sakit Indonesia di Gaza: Tim Medis Bekerja Dalam Gelap
beritabali.com/cnnindonesia.com/Kondisi Rumah Sakit Indonesia di Gaza: Tim Medis Bekerja Dalam Gelap
BERITABALI.COM, DUNIA.
Para tenaga medis di rumah sakit yang didanai Indonesia di Gaza, harus bekerja dalam gelap akibat pemadaman yang disebabkan kekurangan bahan bakar karena blokade Israel di wilayah tersebut yang mencegah masuknya pasokan penting.
"Kami sedang mencari bahan bakar untuk menghidupkan Rumah Sakit Indonesia setelah pemadaman yang berlangsung selama lebih dari satu jam. Para dokter tidak punya pilihan selain melakukan operasi dan merawat pasien tanpa cahaya," kata Fikri Rofiul Haq, seorang relawan dari Komite Penyelamatan Darurat Medis berbasis di Indonesia (MER-C) seperti dikutip Al Jazeera, Senin (30/10).
"Rumah Sakit Indonesia sangat membutuhkan bantuan medis, dan staf rumah sakit kelelahan karena terpaksa bekerja 24 jam sehari," tambahnya.
Rumah Sakit Indonesia telah dibanjiri pasien setelah berbulan-bulan serangan terus-menerus oleh pasukan Israel.
Haq mengatakan rumah sakit sedang berjuang untuk merawat banyak pasien yang terluka akibat serangan Israel, sementara stok obat menipis.
"Di Rumah Sakit Indonesia 870 orang telah meninggal dan 2.530 orang telah dirawat karena cedera. Sebanyak 164 pasien masih dirawat di rumah sakit," kata Haq.
"Sebagian besar penduduk Gaza telah dievakuasi ke tempat-tempat yang mereka anggap lebih aman daripada rumah mereka, seperti sekolah dan rumah sakit, termasuk Rumah Sakit Indonesia. Lebih dari 1.500 penduduk telah melarikan diri ke Rumah Sakit Indonesia dan berkemah di ruangan kosong dan halaman rumah sakit."
Haq mengatakan pengiriman bantuan ke rumah sakit juga menjadi tantangan, tetapi MER-C telah memperoleh sumbangan dari warga Indonesia dan organisasi bantuan lainnya di Gaza, dan relawan telah dapat mengirimkan beberapa pasokan ke rumah sakit pada tanggal 19 Oktober dan 24 Oktober.
"Kami berhasil mendapatkan beberapa obat dan peralatan medis lainnya, tetapi masih ada banyak obat yang habis persediaannya," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5189 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3430 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2200 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 919 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan