Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Fakta Baru Siswa SMA di Gianyar Bunuh Diri Lompat dari Jembatan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Adanya siswa melompat dari Jembatan Tukad Cangkir, Gianyar, mendapatkan perhatian dari tim perlindungan anak. Tim dari kepala UPTD PPA Gianyar dan KPPAD Bali mendatangi sekolah diterima kepala sekolah, komite dan orang tua siswa pada Kamis (2/11/2023).
Tim mendapatkan fakta bahwa anak itu ingin sekolah di SMK dan menekuni IT, namun karena jarak, orang tuanya meminta sekolah di SMA saja.
"Salah satu faktor tidak nyamannya siswa sekolah di SMA yang tidak dikehendaki sebelumnya, siswa sering tidak hadir ke sekolah dan ketinggalan banyak tugas sekolah," ujar Made Ariasa dari komisioner KPPAD Bali, saat berkunjung.
Bercermin dari peristiwa kasus kekerasan KPPAD Bali menyampaikan berharap semua pihak terutama orang tua agar menjadikan pengalaman itu untuk lebih mendengar pendapat dan pertimbangan anak.
"Salah satunya menentukan sekolah dan masa depan pendidikan si anak. Jangan memaksakan keinginan orang tua karena pasti akan menjadi beban dan ketidak nyamanan proses pendidikannya," jelas dia.
Dari diskusi hangat selama 2 jam, ternyata terungkap masih ada beberapa siswa yang terindikasi tidak siap atau tidak nyaman mengikuti proses pembelajaran dengan tugas sangat padat.
"Sering tidak disiplin dengan aturan yang ada. Beberapa siswa bahkan sudah ada yg minta pindah ke sekolah SMK maupun SMA lainnya yang dinilai oleh anak bisa diikuti ," ungkap dia.
Komisioner asal Desa Mas, Ubud itu meminta semuanya harus menemukan solusi yang disepakati oleh orang tua siswa agar terhindar dari potensi menjadi korban atau pelaku kekerasan di satuan pendidikan ke depannya.
"Pihak satuan pendidikan atau sekolah juga perlu menguatkan kembali perhatiannya terkait dengan upaya Pencegahan Potensi berbagai kekerasan dengan berbagai latar belakang yang masih berpotensi di semua jenjang satuan pendidikan kita. Salah satunya penguatan kepekaan dan kepedulian atas tanda potensi kekerasan dari para siswa," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bli
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan