Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Israel Gempur Gaza Usai Putus Lagi Jalur Komunikasi dan Internet
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perusahaan telekomunikasi Palestina (Paltel) mengatakan Israel kembali melumpuhkan total jaringan internet dan komunikasi di Jalur Gaza pada Minggu (5/11).
"Rute utama yang sebelumnya tersambung, kembali terputus lagi dari pihak Israel," kata Paltel, seperti dikutip Al Jazeera.
Selain itu, Sindikat Jurnalis Palestina juga sebelumnya memberikan peringatan adanya kemungkinan Israel melakukan serangan pada hari ini ketika seluruh jaringan internet dan komunikasi terputus.
Sindikat itu mengatakan Israel bakal melakukan "kejahatan luas" dalam serangan ini.
"Dengan menyesal kami mengumumkan penutupan total layanan komunikasi dan internet di Gaza setelah pihak Israel memutus servernya," imbuh Paltel.
Berdasarkan laporan Al Jazeera, Israel melakukan serangan udara besar-besaran di sejumlah wilayah di Jalur Gaza selama beberapa jam terakhir.
Juru bicara kelompok milisi Hamas mengatakan tentara Israel melancarkan serangan udara di sekitar beberapa rumah sakit di utara Jalur Gaza. Pengeboman ini terjadi setelah jalur komunikasi dan internet terputus.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Salama Marouf selaku kepala kantor berita pemerintah Palestina.
"Selama lebih dari satu jam, pengeboman yang intens terjadi di sekitar rumah sakit," kata Salama Marouf.
Selain itu, ledakan keras juga terdengar di barat daya hingga wilayah tengah Kota Gaza setelah Paltel mengatakan jalur internet dan komunikasi diputus oleh Israel.
Ini merupakan ketiga kalinya Israel memutus jaringan internet dan komunikasi di Jalur Gaza sejak perang pecah pada 7 Oktober lalu.
Korban jiwa di Gaza tercatat mencapai 9.500 orang hingga Minggu (5/11). Dari total tersebut, 3.900 anak-anak dan 2.509 perempuan menjadi korban jiwa.
Serangan Israel juga menyebabkan 55 masjid, tiga universitas, tiga gereja, dan lima gedung milik Kementerian Wakaf dan Agama di Gaza hancur lebur.
Mengenai kerugian di sektor layanan kesehatan, 16 rumah sakit, 32 pusat layanan primer, dan 27 ambulans rusak.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5946 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2633 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan