Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Perbatasan Mesir-Gaza Dibuka Kembali Buat Evakuasi Korban Perang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penyeberangan Rafah antara Jalur Gaza dan Mesir dibuka kembali pada Senin (6/11) untuk evakuasi orang asing, berkewarganegaraan ganda dan warga Palestina yang terluka.
Dilansir AFP, sumber di pemerintahan Hamas mengatakan penyeberangan dibuka kembali usai disepakatinya perjanjian dengan Israel - yang dicapai melalui mediasi Mesir - untuk memungkinkan evakuasi 30 orang yang terluka.
Terminal sebelumnya dibuka selama tiga hari pada Rabu, Kamis dan Jumat pekan lalu untuk memungkinkan puluhan warga Palestina yang terluka dan ratusan pemegang paspor asing menyeberang sebelum ditutup pada Sabtu dan Minggu di tengah perselisihan mengenai jalur ambulans.
Seorang pejabat perbatasan kepada AFP mengungkapkan enam ambulans tiba di sisi penyeberangan Mesir pada awal pekan ini membawa warga Palestina yang terluka untuk diangkut ke rumah sakit.
Ambulans tersebut diikuti oleh kelompok pertama yang terdiri dari dua warga negara, tambah pejabat Mesir tersebut.
Gedung Putih pada Minggu lalu mengumumkan lebih dari 300 warga Amerika, warga AS dan keluarga mereka telah dievakuasi dari Jalur Gaza. Pemerintah Inggris juga mencatat Sekitar 100 warganya dapat keluar dari Jalur Gaza melalui penyeberangan Rafah.
Mesir mengatakan akan membantu mengevakuasi sekitar 7.000 orang asing melalui penyeberangan tersebut.
Penutupan Rafah selama dua hari terjadi setelah serangan mematikan Israel menghantam ambulans yang menuju perbatasan, menurut Bulan Sabit Merah Palestina dan kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.
Menteri Kesehatan Mesir Khaled Abdel Ghaffar mengatakan Kairo "terkejut karena ambulans menjadi sasaran saat membawa anak-anak... dan wanita yang terluka".
Militer Israel mengatakan pihaknya menargetkan ambulans yang digunakan oleh "sel teroris Hamas".
Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza yang dikuasai Hamas mengatakan pada awal pekan ini bahwa jumlah korban tewas akibat pemboman Israel di wilayah Palestina telah melampaui 10 ribu orang.
Pasukan Israel meningkatkan serangan darat mereka di Gaza sebagai bagian dari respons militer terhadap serangan Hamas pada 7 Oktober lalu. Menurut pejabat Israel serangan Hamas menewaskan 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, dan lebih dari 240 orang disandera.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan