Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 5 November 2026
Temuan Bayi di TPST Kertalangu Diduga Diangkut Truk Sampah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polsek Denpasar Timur masih menyelidiki kasus pembuangan bayi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu atau TPST Kertalangu, Jalan Bypass IB Mantra, Denpasar Timur, pada Rabu 8 November 2023.
Sementara dari hasil lidik, pelaku pembuang bayi tidak terekam kamera CCTV. Diduga kuat bayi itu diangkut oleh truk sampah dari lokasi lain.
Kapolsek Denpasar Timur Kompol Nyoman Darsana yang dikonfirmasi awak media terkait penanganan kasus tersebut membenarkan pihaknya sudah mengecek rekaman CCTV yang terpasang di seputaran TPST. Namun, dari hasil rekaman tersebut tidak melihat adanya sosok pelaku hilir mudik di TKP.
"Dari pengecekan CCTV tidak melihat sosok pelaku membawa bungkusan (berisi bayi, red)," ungkapnya, pada Kamis 9 November 2023.
Dijelaskanya, penjagaan di TPST Kertalanggu sangatlah ketat. Bahkan, tidak ada yang bisa masuk selain karyawan pemilah sampah. Sehingga muncul dugaan bahwa bayi yang terbungkus plastik kresek itu tidak dibuang di TPST, tapi dibuang pelaku dari luar TPST. Bungkusan bayi tersebut lantas diangkut dengan truk sampah.
Guna mengerucutkan penyelidikan, pihaknya masih mendata kendaraan roda tiga dan truk sampah yang masuk (ke TPST) selama periode waktu bayi ditemukan. "Masih dilakukan penyelidikan," bebernya.
Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kertalangu, Jalan Bypass IB Mantra, Denpasar Timur pada Rabu 8 November 2023. Bayi itu ditemukan masih hidup namun dalam kondisi lemas terbungkus plastik kresek.
Hal ini pertama kali diketahui oleh pegawai TPST bernama Ni Kadek Suryantini (43). Saksi bekerja memilah sampah di mesin pemilah MST (Manual Sorting table), dia melihat tas kresek besar warna merah sekitar pukul 11.20 wita. Lalu, saksi membuka tas kresek tersebut dan di dalamnya terdapat celana panjang kain warna hitam.
Kain tersebut pun hendak dibuang, tapi Suryantini merasa ternyata bobotnya berat. Sehingga dia membuka isinya karena penasaran. Alangkah terkejutnya wanita itu karena di dalam kain terdapat bayi yang lengkap dengan ari-arinya. Bayi itu masih hidup dan sempat menangis, namun dalam kondisi lemas.
Namun sebelum ditangani tim medis RS Darma Yadnya, Denpasar, bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia. Jasad bayi malang itu dievakuasi ke kamar jenasah RS Wangaya menggunakan ambulans RS Dharma Yadnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 596 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 471 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan