Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sahroni Respons PAN Soal NasDem Menang Banyak di Pemerintahan Jokowi
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sahroni Respons PAN Soal NasDem Menang Banyak di Pemerintahan Jokowi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Bendahara Umum NasDem Ahmad Sahroni menanggapi Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi yang menilai Partai NasDem menang banyak karena termasuk partai di pemerintahan tetapi seperti oposisi.
NasDem mengatakan membangun pemerintahan bukan berpatokan pada menang dan kalah.
"Kayak main judi aja ada menang ada kalah," ujar Sahroni kepada wartawan, Minggu (12/11), dikutip dari detik.
Menurut Sahroni, partainya mendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin hingga tahun 2024.
Sahroni lantas meminta partai lain untuk berkaca terkait sindiran oposisi.
"NasDem bukan partai banci. NasDem solid dukung Jokowi sampai akhir masa jabatan selesai 2024. Kalau sampai ada yang bilang rasa oposisi mestinya yang ngomong itu mesti ngaca sama dirinya saja," jelas Sahroni.
Dia mengatakan NasDem memberikan masukan dan saran semata-mata agar pemerintahan menjadi kuat. Justru, Sahroni menilai partai pemerintah yang tidak memberikan masukan itu hal yang aneh.
Sebelumnya,Viva menyinggung suasana koalisi pemerintah Jokowi menjelang Pemilu 2024.
Dia menyindir NasDem sebagai partai pemerintah tetapi terasa seperti oposisi.
"Suasana koalisi pemerintahan menjelang pemilu membuat konfigurasi ada partai pemerintah rasa oposisi. Secara de jure dan de facto masih menjadi bagian koalisi pemerintah, tetapi demi meningkatkan elektoral kandidat yang diusung menjadikan dirinya berada di barisan oposisi," ucap Viva kepada wartawan, Sabtu (11/11), dikutip dari detik.
"Itulah yang saya katakan masih mau duduk di pemerintahan tapi bertindak dan rasanya seperti oposisi, he-he... Jadinya menang banyak dong," kata dia.
Diberitakan, Ketum NasDem Surya Paloh menilai kondisi Indonesia makin memprihatinkan.
Paloh mengatakan penyelewengan yang awalnya berada di level tertentu kini sudah terjadi di semua level.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang