Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Israel Sepakat Gencatan Senjata Gaza 4 Hari, Tapi Agresi Tetap Lanjut
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Sepakat Gencatan Senjata Gaza 4 Hari, Tapi Agresi Tetap Lanjut
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan Israel akan terus melancarkan agresinya ke Jalur Gaza Palestina meski telah menyepakati gencatan senjata selama empat hari dengan Hamas.
Dalam voting yang digelar kabinet Israel pada Selasa (21/11) malam hingga Rabu (22/11) dini hari, mayoritas menteri mendukung kesepakatan pertukaran sandera dengan Hamas. Sebagai imbalan, Israel sepakat gencatan senjata selama empat hari di Gaza.
"Kami telah memutuskan keputusan yang sulit malam ini, tapi ini adalah keputusan yang benar," ucap Netanyahu dalam rapat kabinet Israel pada Rabu dini hari usai merampungkan rapat.
Meski begitu, Netanyahu mewanti-wanti bahwa agresi Israel ke Gaza akan tetap lanjut sampai tujuan negaranya tercapai.
"Saya ingin menegaskan. Kita sedang dalam perang dan akan terus berperang sampai kita mencapai seluruh tujuan kita, untuk menghancurkan Hamas, dan untuk membebaskan seluruh sandera dan warga kita yang hilang," kata Netanyahu.
"Kami akan memastikan bahwa tidak ada lagi entitas di Gaza yang akan mengancam Israel," paparnya menambahkan seperti dikutip Jerusalem Post.
Dikutip Times of Israel, belum jelas detail kesepakatan Hamas dan Israel soal gencatan senjata ini. Namun, gencatan senjata ini menjadi yang pertama sejak agresi Israel berlangsung ke Gaza imbas serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.
Media lokal menuturkan seluruh badan keamanan dan intelijen Israel mendukung kesepakatan dengan Hamas ini. Ini menjadikan beberapa menteri Israel yang sebelumnya menentang gencatan senjata, seperti Menteri Persatuan Nasional Gideon Sa'ar, berubah pikiran menjadi ikut mendukung kesepakatan.
Baca juga:
Korban Tewas di Gaza Tembus 14 Ribu Orang
Kesepakatan gencatan senjata ini dikabarkan mencakup pembebasan sekitar 50 dari 200 sandera Hamas. Israel juga sepakat mengembalikan tahanan Palestina yang selama ini dihukum di penjara negara tersebut.
Agresi Israel ke Palestina masih berlanjut bahkan semakin membabi buta sejak perangnya dengan Hamas pecah pada 7 Oktober lalu.
Per Rabu (22/11), Kementerian Kesehatan di Gaza korban tewas akibat agresi Israel telah mencapai 14.128 orang. Sebanyak 5.600 di antara korban tewas itu adalah anak-anak dan 3.550 korban perempuan.
Kemudian ada sekitar 33 ribu orang terluka akibat agresi Israel yang dipicu serangan Hamas pada 7 Oktober lalu ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan