Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Israel Perintah Evakuasi RS Indonesia Dalam 4 Jam, Ancam Digempur
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel dilaporkan memerintahkan evakuasi seluruh pasien dan petugas medis di Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Palestina dalam empat jam ke depan atau bersiap menghadapi gempuran militer lebih lanjut.
Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza, Mounir Al Barsh, mengatakan kepada Al Jazeera TV bahwa militer Israel masih mengepung RS Indonesia dengan tembakan artileri dan mengancam akan mengambil tindakan yang lebih jauh dalam waktu empat jam ke depan.
Sementara itu, jurnalis Al Jazeera Hani Mahmoud yang berada di RS Indonesia melaporkan "tembakan artileri masih terus-menerus terdengar dan berlanjut".
"Staf medis telah menjadi sasaran (tembakan Israel) dan dibunuh dalam serangan terbaru," kata Mahmoud.
"sebagian besar fasilitas rumah sakit hancur," paparnya menambahkan.
Mahmoud menuturkan staf RS Indonesia juga tidak bisa mengevakuasi jenazah warga Palestina yang tewas terbunuh di dalam rumah sakit.
"Dalam beberapa hari terakhir, kita tahu rumah sakit terpaksa menggali kuburan massal di halaman hanya untuk menguburkan sejumlah besar orang yang tewas akibat pengeboman dan serangan udara yang terus berlanjut terhadap rumah sakit tersebut," papar Mahmoud seperti dikutip Al Jazeera.
RS Indonesia telah dikepung dan diserang militer Israel sejak Minggu akhir pekan lalu.
Sebelum RS Indonesia, Israel telah melancarkan berbagai serangan ke fasilitas kesehatan lain di Gaza, termasuk RS Al Shifa yang merupakan rumah sakit terbesar di wilayah itu.
Perintah evakuasi RS Indonesia dan ancaman serangan dalam empat jam ke depan ini berlangsung kala Israel mengumumkan kesepakatan gencatan senjata selama empat hari dengan Hamas.
Meski begitu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan Israel bakal terus melanjutkan agresinya ke Gaza sampai tujuan negaranya tercapai, salah satunya memberangus milisi Hamas.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun