Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Houthi Gempur 3 Kapal Komersial di Laut Merah, AS Luncurkan Drone
BERITABALI.COM, DUNIA.
Milisi di Yaman, Houthi, menggempur tiga kapal komersial di Laut Merah menggunakan rudal dan drone pada Minggu (3/12) waktu setempat.
Serangan Houthi mengenai kapal komersial berbendera Bahama, Unity Explore, dan kapal berbendera Panama yakni Number 9 serta Sophie II.
Juru bicara Angkatan Bersenjata Houthi, Yahya Saree, mengklaim milisi ini menghantam kapal pertama menggunakan rudal dan yang kedua memakai drone di Selat Bab El Mandeb. Selat Bab El Mandeb menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden.
"Angkatan bersenjata Yaman terus mencegah kapal Israel mengarungi Laut Merah (dan Teluk Aden) hingga agresi Israel ke saudara-saudara kita di Jalur Gaza dihentikan," kata Saree, dikutip Associated Press.
Saree juga memperingatkan semua kapal Israel atau kapal apa pun yang berafiliasi dengan pemerintahan Zionis itu.
"Mereka akan menjadi target sah jika mereka melanggar yang tertuang dalam pernyataan ini," ungkap Saare.
Merespons serangan ini, AS bersumpah bakal mempertimbangkan semua respons yang menurut mereka tepat. Amerika Serikat lalu membalas serangan itu dengan meluncurkan drone.
Komando pusat militer AS juga menyatakan serangan tersebut mewakili ancaman terhadap keamanan dan maritim internasional.
"Mereka telah membahayakan kehidupan kru internasional yang mewakili berbagai negara di dunia," demikian menurut AS.
Kronologi Serangan
Menurut laporan pusat komando AS, serangan pertama terjadi sekitar pukul 09.15 waktu setempat.
Pasukan kapal perusak Angkatan Laut AS, USS Carney, lalu mendeteksi satu rudal balistik yang diluncurkan dari Yaman ke kapal curah berbendera Bahama, Unity Explorer.
Rudal tersebut menghantam dekat kapal. Setelah itu, pasukan AS membalas serangan mereka.
Sekitar 30 menit kemudian, Unity Explorer terkena serangan rudal. AS lalu melakukan panggilan darurat terkait insiden itu.
Di waktu yang bersamaan, Carney meluncurkan drone untuk menghalau rudal yang masuk. Pusat Komando AS menyatakan kapal itu mengalami sedikit kerusakan.
Dua kapal komersial lain berbendera Panama yakni Number 9 dan Sophie II juga terkena rudal.
Kapal Number 9 dilaporkan mengalami kerusakan tetapi tak ada korban jiwa, sementara Sophie II tak mengalami kerusakan signifikan.
Saat berlayar membantu Sophie II sekitar pukul 16.30 waktu setempat, Carney menembak jatuh drone lain yang menuju ke arahnya. Drone tersebut tak menimbulkan kerusakan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan