Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
PAW Sriani Belum Rampung, Gaji Hingga Tunjangan Rp40 Juta Lebih Dikembalikan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Satu bulan berlalu setelah diumumkannya Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu Legislatif tahun 2024 oleh KPU Kabupaten Karangasem, proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD Karangasem asal Rendang, Ni Putu Sriani hingga kini masih alot.
Menurut informasi, perjalanan proses PAW Sriani usai memilih hengkang dari Partai Hanura yang mengantarkan namanya sebagai anggota dewan karangasem periode lalu dan kini memilih mencalobkan diri lewat moncong putih, saat ini sedang menunggu SK penetapan Gubernur Bali.
"Nama untuk nama PAW nya sudah diberikan oleh KPU, sudah kami ajukan ke Gubernur lewat Bupati Karangasem, hari ini ada sedikit perbaikan untuk berkas yang diajukan dan sudah kami perbaiki tadi, jadi kami tinggal menunggu SK Gubernur untuk selanjutnya disampaikan kepada Ketua DPRD agar diagendakan rapat paripurna," kata Sekretaris Dewan Karangasem, I Nengah Mendra ditemui Rabu (6/12/2023).
Mendra sendiri belum bisa memastikan kapan SK penetapan PAW Sriani akan dikeluarkan oleh Gubernur Bali. Mengingat sudah 1 bulan setelah DCT belum ada PAW yang disahkan maka segala bentuk gaji dan tunjangan dikembalikan ke kas negara.
Tak main-main, total gaji dan tunjangan DPRD untuk bulan November 2023 yang dikembalikan ke kas negara mencapai Rp40 juta lebih. Tentu saja jika proses PAW belum juga selesai maka gaji dan tunjangan berikutnya juga berpotensi akan dikembalikan kepada kas negara.
"Nominalnya sekitar Rp40 juta lebih itu untuk gaji dan tunjangan selama 1 bulan. Semuanya dikembalikan ke kas negara dan itu memang tidak kita amprahkan pasca DCT," terang Mendra.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan