Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Warga Sangeh Pilih Dibangun Taman Desa Ketimbang TPST, Ini Jawaban Giri Prasta
BERITABALI.COM, BADUNG.
Masyarakat Desa Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung meminta kepada Pemerintah Kabupaten Badung agar mengkaji ulang rencana lokasi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) akhirnya diterima.
Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menegaskan pemerintah Badung akan mencari lokasi lain untuk tempat olah sampah.
Dirinya mengaku telah meminta tim, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung untuk mencari lokasi alternatif, jauh dari pemukiman warga.
Hal tersebut didapat dari hasil urun rembuk bupati dengan tokoh Desa Adat Sangeh di rumah jabatan Bupati Badung, Sabtu (9/12/2023) pagi.
"Ada solusi. Tempat yang mau kami bangun TPST akan dibangun di lahan lain, jauh dari pemukiman. Kami tetap memakai teknologi canggih seperti Jepang," jelasnya.
Dirinya mengatakan, lahan aset Pemkab Badung berlokasi di depan Balai Benih Ikan milik Pemprov Bali tidak akan dibangun TPST.
"Tempat olah sampah yang akan dibangun ini tidak seperti (TPST) Mengwitani. Toh di Kabupaten Badung, khususnya di Badung utara, rata-rata kan desa sudah memiliki TPS3R," ujarnya.
Pihak Desa Sangeh memohon agar lahan seluas 1,8 hektare yang semula akan dibangun TPST dijadikan ruang terbuka hijau saja. Rancangan taman dan ruang bermain sudah diperlihatkan di hadapan bupati. Permintaan itu pun dikaji Pemerintah.
"Aset Pemkab Badung direncanakan menjadi RTH dan playground, semacam taman sebagai wajah depan (desa) Sangeh. Anak-anak muda di Sangeh sudah membuat gambar yang bagus, dengan 3G-nya dan memakai konsep Ramayana sebagai pintu masuk," bebernya.
Selanjutnya, Bendesa Adat Sangeh I Gusti Agung Bagus Adi Wiputra menyampaikan, Pemkab Badung menerima semua keluhan dan permintaan desa setempat soal TPST maupun rencana taman yang ingin dibangun di sana.
"Bupati akan meninjau ulang (rencana TPST). Kami berpikir bagaimana pemerintah mencari alternatif lahan untuk TPS ini. Bagaimana pun itu (rencana awal lahan di gapura masuk desa) kan wajah desa," ucapnya.
Dirinya menyebut, agar lahan itu dijadikan taman. Selain menyangkut kebutuhan, secara estetika sangat menopang perwajahan desa setempat yang kini sudah menjadi desa wisata.
"Kami tetap berharap lahan yang direncanakan awal itu bisa dijadikan taman desa. TPS3R sudah ada di Sangeh. Saran setidaknya dijalankan (TPS3R) di masing-masing desa untuk meringankan beban pemerintah menangani sampah," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2724 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2020 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1956 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun