Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Setengah Juta Warga Gaza Berisiko Kelaparan dan Kehausan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Kota Gaza menyebut setengah juta warga Palestina berisiko kelaparan dan kehausan di tengah gempuran Israel yang masih belum berhenti ke daerah tersebut.
"Situasi kemanusiaan di Gaza adalah bencana," kata juru bicara Pemerintah Kota Gaza, Hosni Muhanna, seperti diberitakan Anadolu pada Sabtu (9/12).
Muhanna menyebut situasi kekurangan bahan bakar mengganggu proses evakuasi korban luka dan pengangkutan jenazah korban agresi Israel.
Selain itu, beberapa peralatan konstruksi dan kendaraan tidak dapat digunakan lantaran serangan Israel yang disebut menargetkan garasi Pemerintah Kota Gaza.
"Petugas mengalami kesulitan dalam membuka jalan-jalan yang ditutup akibat pemboman Israel. Kami tidak bisa menyediakan air ke Rumah Sakit Al-Shifa," kata Hosni Muhanna.
"Krisis dan pangan di pusat-pusat penampungan meningkat secara drastis karena jumlah orang yang datang ke pusat-pusat tersebut melebihi kapastitas tempatnya," katanya.
Selain itu, Muhanna menyebut infrastruktur lainnya di kota tersebut juga dijadikan sasaran serangan oleh Israel. Ia juga mengatakan limbah di kota tersebut berserakan karena tidak bisa dibersihkan usai bahan bakar tidak ada.
Di sisi lain, Truk-truk bantuan kemanusiaan mulai terus memasuki kawasan Jalur Gaza, Palestina. Demikian dilaporkan Bulan Sabit Merah Palestina, seperti dikutip dari CNN, Sabtu (9/12).
Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan pada akhir pekan ini timnya telah menerima setidaknya 100 truk bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza melalui Rafah, Mesir.
Truk-truk itu membawa bantuan kemanusiaan berupa makanan, air bersih, obat-obatan, hingga perlengkapan medis. Bulan Sabit Merah Palestina mencatat terhitung sejak 21 Oktober lalu, telah masuk 3.499 truk bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Israel kembali melanjutkan serangan ke Jalur Gaza pada 1 Desember setelah jeda kemanusiaan berakhir selama seminggu.
Anadolu menyebut, setidaknya 17.487 warga Palestina tewas dan lebih dari 46.480 orang terluka akibat serangan Israel baik secara darat maupun udara ke wilayah yang terdesak itu.
Sementara itu, korban tewas dari kubu Israel mencapai 1.200 orang akibat klaim serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun