Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Hamas Tuntut Israel Setop Agresi Jika Mau Sandera Bebas Hidup-Hidup
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok Hamas memperingatkan bahwa tidak ada sandera yang akan dilepaskan hidup-hidup dari wilayah Gaza, kecuali tuntutan kelompok itu dipenuhi Israel.
Hamas menuntut dibukanya kembali negosiasi dan pertukaran sandera di Gaza dengan tahanan Palestina dari penjara Israel.
"Baik musuh fasis dan kepemimpinannya yang arogan, maupun para pendukungnya, tidak dapat menahan tawanan mereka hidup-hidup tanpa pertukaran dan negosiasi, serta memenuhi tuntutan perlawanan," kata juru bicara sayap bersenjata Hamas, Abu Obeida, dikutip Al Arabiya.
Obeida juga menegaskan kelompok Hamas akan terus melawan pasukan Israel.
"Kami tidak punya pilihan selain melawan penjajah ini di setiap lingkungan, jalan dan gang," kata dia.
"Pemusnahan yang dilakukan musuh bertujuan untuk mematahkan kekuatan perlawanan kami, namun kami berperang di tanah kami dalam pertempuran suci," imbuhnya.
Pada 24 November lalu, kelompok Hamas dan Israel menyepakati gencatan senjata. Usai diperpanjang hingga dua kali, jeda perang itu disetop sehingga agresi Israel di Gaza berlanjut sejak 1 Desember lalu.
Selama gencatan senjata 7 hari tersebut, kelompok Hamas telah membebaskan 105 orang sandera. Sementara itu Israel membebaskan 240 dari ribuan tahanan Palestina, yang ditahan di penjara-penjara Israel.
Dalam pernyataan terbarunya akhir pekan kemarin, kantor PM Israel Netanyahu menyebut saat ini masih ada 137 warga Israel yang disandera di Gaza. Namun 20 di antaranya sudah berupa jenazah.
Qatar selaku mediator kesepakatan gencatan senjata mengatakan upaya jeda perang selanjutnya tengah didiskusikan. Namun mereka juga memperingatkan bahwa pemboman Israel yang tiada henti justru kian mempersempit peluang untuk mencapai kesepakatan baru.
Saat ini agresi masih terus berkecamuk di Gaza, di mana pasukan Israel disebut telah memerintahkan warga Palestina di selatan Gaza untuk pindah dari area itu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan