Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Rincian Jadwal Cuti Bersama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah menetapkan cuti bersama untuk Natal 2023 dan tahun baru 2024. Aturan cuti bersama dikeluarkan lewat Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Merujuk pada surat tersebut, ditetapkan bahwa cuti bersama Natal 2023 jatuh pada 26 Desember atau satu hari setelah perayaan Natal.
Dengan begitu, Anda yang hendak merayakan Natal bisa mengambil libur selama empat hari berturut-turut sepanjang 23-26 Desember.
Daftar hari libur dan cuti bersama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024
Berikut rincian hari libur di bulan Desember 2023.
- Sabtu, 23 Desember 2023: libur akhir pekan
- Minggu, 24 Desember 2023: libur akhir pekan
- Senin, 25 Desember 2023: libur hari raya Natal
- Selasa, 26 Desember 2023: cuti bersama Natal
Selanjutnya, Anda juga masih bisa mengambil libur panjang pada akhir tahun. Hari libur bisa diambil jelang perayaan tahun baru hingga tepat 1 Januari 2024. Berikut rincian libur tahun baru 2024:
- Sabtu, 30 Desember 2023: libur akhir pekan
- Minggu, 31 Desember 2023: libur akhir pekan
- Senin, 1 Januari 2024: libur Tahun Baru
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3880 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2487 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2013 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1942 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun