Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Kuntoro Meninggal Dunia
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mantan Menteri Pertambangan dan Energi Indonesia Kuntoro Mangkusubroto meninggal dunia pada hari ini, Minggu (17/12).
Sekretaris Kuntoro, Anindityas, mengonfirmasi berita duka tersebut. Dia menyebut Kuntoro meninggal pada dini hari.
"Beliau meninggal dunia di RSCM Kencana pukul 01.03 WIB tadi," kata Anindityas, dikutip dari Antara.
Anindityas menerangkan Kuntoro akan disemayamkan di rumah duka Jalan Kesemek Blok S No.2 Kompleks Kalibata Indah, Jakarta Selatan.
Almarhum, lanjut dia, akan dimakamkan di Tanah Pahlawan Kalibata "setelah dzuhur."
Kuntoro merupakan Menteri Pertambangan dan Energi RI periode 1998-1999. Ia juga sempat menjabat Direktur Utama PT PLN Persero pada 2000-2001.
Ia juga pernah menjadi Kepala Badan Pelaksana-Badan Rehabilitasi Rekonstruksi Aceh-Nias pasca tsunami 2004.
Lalu pada 2009, Kuntoro menjabat sebagai Kepala Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UK4).
UKP4 adalah lembaga ad hoc yang dibentuk Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono. Lembaga ini bertugas memastikan kelancaran pemenuhan program kerja kabinet.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun