Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Jelang Tutup Tahun, Polres Tabanan Beber Progres Kasus Dasaran Alit
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menjelang berakhirnya tahun 2023, proses penyidikan terhadap kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh tersangka Kadek Dwi Arnata, 22 alias Jero Dasaran Alit tersangka terhadap seorang Perempuan yang dijerat pasal 6 huruf a UU no 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual masih berproses.
Setelah ada tambahan tiga pasal Primer, yakni pasal 6 huruf c UU no 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara dan 289 KUHP tentang Pencabulan dengan ancaman hukuman maksimal dan 15 tahun penjara, penyidikannya menurut Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes masih dalam proses melengkapi berkas penyidikan.
"Sampai saat ini, kami tetap melakukan koordinasi dengan pihak kejaksaan Negeri Tabanan untuk proses penambahan pasalnya," ujarnya Senin (18/12).
Terkait belum adanya penahanan tersangka, AKBP Leo menyebutkan karena kontruksi pasal awal yang ditetapkan adalah pasal 6 huruf a UU no 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, sehingga tersangka tidak ditahan.
Sedangkan dalam penambahan pasal yang sudah ditetapkan oleh Penyidik, Kapolres Leo menyebutkan dalam proses melengkapi petunjuk jaksa. Sehingga kasus Dasaran Alit bisa segera memasuki tahapan pelimpahan (P21).
"Karena masih dalam proses melengkapi berkas penyidikan, maka pasal yang berlaku masih pasa 6 a dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara sehingga tersangka belum di tahan. Namun jika nanti petunju jaksa sudah terpenuhi dan pemberkasan lengkap, maka oennahan bisa segera kami lakukan sesuai dengan pasal yang disangkakan," ujarnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kadek Dwi Arnata alias Dasaran Alit, ditetapkan sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap NCK, seorang perempuan asal Buleleng yang ngekos di Kecamatan Kediri.
Dalam kasus ini, Dasaran Alit yang ditetapkan sebagai tersangka per tanggal 9 Oktober 2023, dijerat dengan pasal Pasal 6 huruf a dalam Undang-undang (UU) Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Meski berstatus tersangka, Dasaran Alit tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah 5 tahun.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan