Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Operasi Narkoba Besar-besaran, Sri Lanka Tangkap 15 Ribu Orang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Polisi Sri Lanka menangkap hampir 15.000 orang selama sepekan operasi pemberantasan narkoba.
Hingga Minggu (24/12), mereka menangkap 13.666 pelaku dan menahan 1.100 pecandu. Para pecandu ini akan dikirim ke pusat rehabilitasi yang dikelola militer, demikian dikutip AFP.
Operasi penangkapan yang diberi nama 'Yuktiya' atau keadilan itu berlangsung selama sepekan dan dibantu militer. Media lokal melaporkan polisi dan tentara menggunakan anjing pelacak untuk menggerebek rumah di Colombo dan tempat lain
Selama operasi, petugas menyita hampir 440 kg narkotika, termasuk 272 kg ganja, 35 kg hasis atau resin ganja, dan 9 kg heroin.
Operasi tersebut menuai kritik terutama dari kalangan pihak pemantau hak asasi manusia (HAM).
Pengacara di bidang HAM Hejaz Hizbullah menilai penggerebekan polisi itu ilegal karena berlangsung tanpa surat perintah.
Aktivis HAM Ambika Satkunanathan mengatakan penggeledahan tersebut tak berdasarkan bukti dan "hanya menyasar daerah miskin."
Satkunanathan berpendapat polisi hanya menangkap pengguna narkoba dan pengedar kecil-kecilan.
"[Mereka] tak fokus terkait penyelundup skala besar," ujar dia.
Penangkapan narkoba terbesar di Sri Lanka terjadi pada Desember 2016. Ketika itu, polisi berhasil menyita 800 kg kokain.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7807 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan