Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Miris, Guru di Karangasem Berbulan-bulan Belum Terima Tunjangan
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Guru yang telah sertifikasi di Kabupaten Karangasem selain dituntut cekatan dalam memberikan pendidikan, kini juga harus belajar bersabar menyusul Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk triwulan IV tahun 2023 belum sepenuhnya diterima.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, TPG untuk Guru PNS yang sudah sertifikasi belum cair di Triwulan IV (4) tahun 2023 yaitu untuk bulan Desember saja.
Sedangkan untuk Oktober dan November sudah diterima. Mirisnya, TPG untuk Guru sertifikasi PPPK bahkan sama sekali belum ada yang cair sejak bulan Agustus hingga triwulan ke IV padahal saat ini sudah berganti ke tahun 2024.
"Besaran TPG yang kita terima adalah satu kali gaji setiap bulannya, hanya saja dibayarkan setiap triwulan, jadi besaran TPG yang diterima setiap triwulan adalah 3 kali gaji. Bagi kami, TPG ini sangat penting dan itu hak kami," kata Seorang Guru di Karangasem, Senin (1/1/2024).
Sementara itu, kondisi ini diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karangasem, I Wayan Sutrisna ketika dikonfirmasi wartawan.
Ia mengatakan, terkait belum tuntasnya Tunjangan Sertifikasi Guru triwulan IV tahun 2023 karena Dana Tambahan (Buffer) baru ditransfer ke Kas Daerah pada akhir Desember 2023 ini sedangkan amprahan sudah harus masuk per tanggal 27 Desember 2023.
Dana Transfer tersebut sesuai dengan regulasi harus melalui mekanisme APBD yaitu dengan Peraturan Kepala Daerah (PERKADA). Mengingat tidak cukup waktu untuk melakukan perubahan di pagu anggaran TPG tahun 2023, maka untuk TPG triwukan IV hanya cukup dibayarkan untuk PNSD sebanyak 2 (dua) bulan (Oktober dan November 2023) dan PPPK hanya 1 (satu) bulan (Juli 2023).
"Untuk kekurangan TPG yang belum dicairkan rencananya akan dibayarkan pada Triwulan I (satu) tahun Anggaran 2024 mendatang," kata Sutrisna.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6018 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2349 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2243 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan