Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Musim Hujan Tapi Cuaca Panas di Bali, Begini Penjelasan BBMKG
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kendati musim penghujan, namun suasana terik panas masih terasa dan intensitas hujan yang tiidak merata di wilayah provinsi Bali.
Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah III Denpasar, Eka Putra Wirawan menjelaskan selama Januari wilayah Bali masih masuk musim penghujan. Namun, kata dia, karena fenomena El Nino masih aktif jadinya menghambat pertumbuhan awan-awan konvektif sehingga hujan terjadi di wilayah Bali tidak merata di seluruh Bali dan durasi hujan juga tidak terlalu lama berkisar satu 1 hingga 2 jam di wilayah tertentu.
Menurutnya hujan lebat dengan intensitasnya lebih tinggi pada Rabu (3/1/2024) kemarin terjadi di wilayah Ubud, Sukawati, Abiansemal dan Denpasar tetapi durasinya tidak lebih dari 1 jam.
"Hujan yang terjadi di bulan januari normal terjadi karena, Bali masih masuk musim penghujan hingga saat ini," jelasnya.
Dirinya memperkirakan, dalam tiga hari ke depan masih ada potensi hujan ringan dan lebat di wilayah Bali pada siang dan sore hari.
Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, banjir, longsor dan pohon tumbang.
Selain itu, Masyarakat umum, Nelayan dan Pelaku Kegiatan Wisata Bahari mewaspadai potensi tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di perairan selatan Bali serta Samudera Hindia selatan Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7992 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5644 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan