Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Harga Tempe di Pasar Kuta Merangkak Naik
BERITABALI.COM, BADUNG.
Memasuki awal tahun 2024, sejumlah komoditas seperti cabai, bawang merah dan bawang putih masih naik di pasaran.
Tidak hanya itu, harga tempe juga merangkak naik di tingkat pengepul. Seperti dirasakan pedagang pengecer tempe dan tahu di pasar tradisional Unit Pasar Kuta II, Kuta, Kabupaten Badung.
Penjual tempe Husnul Kohtimah saat ditemui langsung di lapak daganganya di Pasar Kuta II menyebut, kenaikan harga ini diperkirakan akibat naiknya bahan dasar tempe yakni kacang kedelai di tingkat pengepul atau pelaku industri tempe dan tahu di Kuta dan sekitarnya.
Kenaikan ini akhirnya berdampak berkurangnya jumlah per bungkus tempe dan ukuran tempe yang ikut menyesuaikan menjadi lebih kecil dari sebelumnya. Pedagang menyebut, kenaikan harga ini telah terjadi sebelum tahun baru.
"Ya, tempe naik harganya sekarang. Sebelumnya di pengepul tempe dan tahu dengan harga Rp5.000 mendapat 4 bungkus saat ini hanya 3 bungkus tempe saja," ujarnya, Jumat (5/1/2024).
Dari pengamatannya, sebagian pembeli lebih memilih tempe dengan harga Rp5.000 dengan isian 3 bungkus.
Kohtimah sangat berharap, Pemerintah dapat segera menekan harga kacang kedelai sehingga, harga tempe kembali normal di tingkat pengepul.
"Ya, harapannya harga kedelai normal kembali sehingga, harga tempe menjadi lebih murah. Saya juga bisa memutar modal usaha dengan lebih cepat," harapnya.
Sementara salah satu pembeli, Aminah mengaku kenaikan harga tempe ini memberatkan karena sebagai salah satu makanan pokok sehari-hari.
"Ya, memberatkan lah, harga tempe ini naik karena, hampir setiap hari membeli dan mengonsumsi tempe ini," cetusnya.
Dirinya mengaku, membeli tempe sebesar Rp10 ribu setiap harinya. Aminah sangat berharap, harga tempe dapat turun karena hampir sebagian bahan kebutuhan pokok merangkak dan masih tinggi hingga memasuki awal bulan di tahun baru ini.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4675 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan