Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Kepergok Memperkosa Siswi di Gianyar, Pria Nyaris Babak Belur Ditelanjangi Massa
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemuda 28 tahun inisial AS tepergok saat akan memperkosa siswi SMP inisial NK (13) di sebuah kamar kos di Kota Gianyar. Kejadian pada Sabtu (6/1) malam itu diketahui oleh kakek korban inisial Bud.
Selanjutnya, kakek korban Budiono memergoki AS. Sehingga AS memilih kabur melarikan diri. Ternyata aksinya diteraki oleh kakek tersebut.
AS yang panik langsung lari kencang di Jalan Astina. Warga yang mendengar teriakan itu langsung mengejar AS. Dalam kejaran itu, AS kelelahan.
AS langsung tertangkap massa. Bajunya ditelanjangi oleh masa. AS yang tak berkutik hanya bisa pasrah. Pukulan dan tendangan melayang ke tubuh AS.
Akan tetapi, massa yang bersikap dewasa tak sampai main hakim sendiri. Massa langsung menyerahkan AS kepada polisi.
Kapolsek Gianyar, Kompol Gde Sudyatmaja membenarkan kejadian tersebut. Polisi mengamankan pelaku AS dari amuk massa. "Sudah dibawa ke Polres," jelasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Gianyar, Iptu Nyoman Tantra membenarkan AS telah dibawa ke Polres. "Sedang ditangani oleh Reskrim dan Unit PPA karena melibatkan anak," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1982 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1842 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1748 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1532 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun