Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Anggota Parlemen Israel Dukung Gugatan Afsel Soal Agresi Gaza ke ICJ
beritabali.com/cnnindonesia.com/Anggota Parlemen Israel Dukung Gugatan Afsel Soal Agresi Gaza ke ICJ
BERITABALI.COM, DUNIA.
Anggota parlemen Israel (Knesset), Ofer Cassif, blak-blakan menyatakan dukungannya atas gugatan Afrika Selatan terhadap negaranya terkait dugaan genosida di Jalur Gaza Palestina ke Mahkamah Keadilan Internasional (International Court of Justice/ICJ).
Gugatan Afrika Selatan itu akan disidangkan untuk pertama kalinya pada 11 dan 12 Januari mendatang.
Dalam unggahannya di platform X, Cassif menganggap negaranya sendiri telah melakukan pembersihan etnis hingga genosida di Gaza.
"Tugas konstitusional saya adalah kepada masyarakat Israel dan seluruh penduduknya, bukan kepada pemerintah yang anggota dan koalisinya menyerukan pembersihan etnis dan bahkan genosida," ucap Cassif seperti dikutip Al Jazeera.
Cassif merupakan anggota Knesset dari Hadash, koalisi beraliran sayap kiri dan mayoritas warga Arab Israel.
Pada Oktober, Cassif diskors oleh panel etika parlemen Israel setelah dia membandingkan agresi militer Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Gaza dengan kejahatan tentara Nazi terhadap orang-orang Yahudi di Eropa saat Perang Dunia II.
Israel telah menunjuk eks Ketua Mahkamah Agung (MA)-nya Aharon Barak untuk menghadapi gugatan Afrika Selatan di ICJ nanti.
Juru bicara Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Eylon Levy, menuduh gugatan Afrika Selatan ini justru secara politik "membenarkan dan melindungi" serangan Hamas pada 7 Oktober lalu terhadap negaranya.
Sementara itu, Afrika Selatan menunjuk mantan deputi menteri kehakiman Digang Moseneke untuk menjadi ujung tombaknya di ICJ untuk melawan Israel.
Dalam dokumen "gugatan" setebal 84 halaman yang diajukan ke ICJ, Afrika Selatan menganggap tindakan Israel di Gaza masuk kriteria "genosida karena dimaksudkan menghancurkan sebagian besar warga Palestina di Gaza."
Afrika Selatan selama ini memang negara pro perjuangan Palestina. Mereka juga mendukung Palestina merdeka sebagai sebuah negara
Israel telah menggempur Jalur Gaza sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober, menewaskan lebih dari 22.200 warga Palestina, yang sebagian besar wanita dan anak-anak, dan melukai sekitar 58.000 lainnya, menurut otoritas kesehatan setempat.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun