Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
ISIS Tewaskan 14 Tentara Suriah Dalam Sebuah Serangan
BERITABALI.COM, DUNIA.
ISIS melancarkan serangannya terhadap bus militer Suriah pada Selasa (9/1) waktu setempat. Sebanyak 14 tentara Suriah dilaporkan tewas dalam serangan tersebut.
"Setidaknya 14 anggota pasukan militer Suriah tewas, dan beberapa lainnya terluka dalam 'serangan berdarah' ISIS," ujar Observatorium untuk Hak Asasi Manusia di Suriah, melansir AFP.
Serangan ini merupakan yang kedua kalinya dilancarkan ISIS pada tahun ini. Serangan terjadi di sebuah wilayah gurun dekat Kota Palmyra.
Kementerian Pertahanan Suriah juga telah mengonfirmasi serangan tersebut melalui sebuah pernyataan. Namun, terdapat perbedaan data jumlah korban tewas yang dilaporkan.
Versi data Kementerian Pertahanan Suriah, sebanyak delapan tentara tewas dalam serangan tersebut.
Pada pekan lalu, ISIS juga menewaskan sembilan tentara Suriah dalam serangan terhadap pos militer sebuah gurun wilayah timur Suriah.
ISIS memproklamirkan 'kekhalifannya' pada Juni 2014 lalu di sebagian besar wilayah Suriah dan Irak. ISIS rajin melancarkan serangan teror ke sejumlah wilayah.
Kelompok ini sebenarnya telah dikalahkan secara teritorial di Suriah pada 2019 lalu. Namun, sisa-sisa kelompok ISIS terus melakukan serangan mematikan yang menargetkan pasukan pro-pemerintah dan pejuang pimpinan Kurdi.
Lebih dari setengah juta orang tewas dalam perang saudara yang meletus di Suriah pada tahun 2011.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan