Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Stafsus Presiden Tegaskan Hubungan Jokowi dan PDIP Baik-Baik Saja
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Koordinator Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan PDIP baik-baik saja. Hal itu ia sampaikan merespons pengunduran diri Maruarar Sirait dari PDIP yang menyeret nama Jokowi.
Ari menyampaikan tidak ada masalah antara Jokowi dengan PDIP. Dia meminta wartawan bertanya ke Maruarar maksud membawa-bawa nama Jokowi.
"Tidak ada pernyataan dari Presiden maupun dari PDIP soal itu. Jadi, baik-baik sajalah," kata Ari di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/1).
Ia enggan berkomentar lebih lanjut tentang status ataupun hubungan Jokowi dengan PDIP. Dia juga tak mau merespons kabar keluarga Jokowi sudah tak lagi di PDIP.
"Kita serahkan pada sikap atau posisi yang diambil PDIP," ujar Ari.
Sebelumnya, nama Jokowi dibawa-bawa Maruarar Sirait saat keluar dari PDIP. Dia mengaku berbicara dengan Jokowi sebelum mengundurkan diri dari partai banteng.
Maruarar pun mengunggah foto bersama Jokowi. Dia menulis tentang alasannya meninggalkan PDIP.
"Hari ini, saya mohon maaf karena saya tidak bisa lagi ada di PDI Perjuangan karena saya punya keyakinan dan percaya dengan Pak Jokowi seperti mayoritas kebanyakan Rakyat Indonesia yang juga percaya pada Pak Jokowi yang adil dan bisa memanusiakan manusia dan bisa memajukan bangsa kita," kata Maruarar di akun Instagramnya, Senin (15/1).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan