Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Pemilik Bengkel di Tabanan Diminta Tidak Jual Knalpot Brong
BERITABALI.COM, TABANAN.
Menjelang pelaksanaan pencoblosan Pemilu Presiden, DPR, DPRD dan DPD Polres Tabanan melakukan sosialisasi pelarangan penggunaan knalpot brong. Sosialisasi ini menyasar bengkel dan tempat modifikasi kendaraan roda dua di Kecamatan Tabanan dan Kecamatan Kediri pada Rabu, (17/1).
“Menyasar beberapa bengkel agar suasana menjadi lebih tenang jelang pencoblosan,” ujar Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Adrian Rizki Ramadhan pada Kamis, (18/1).
Secara spesifik AKP Adrian menyebutkan sosialisasi di A. Yani, Kediri dan Baypass Ir Soekarno. Pihaknya juga menyarankan agar pemilik bengkel dan tempat modifikasi tidak menjual dan melayani pemasangan knalpot brong.
“Kan tidak sesuai standar kendaraan di jalan raya dan mengganggu kenyamanan,” ujarnya.
Apalagi pada masa kampanye Pemilu ketika massa akan turun ke jalan, kebiasaan pendukung akan melakukan modifikasi kendaraan. Salah satunya dengan menambahkan knalpot brong. Sehingga hal seperti ini bisa menyebabkan salah paham di jalan bahkan mungkin antar pendukung politik.
“Kami tidak ingin terjadi hal seperti ini. Tetap santun dan aman berkendara,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2662 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1952 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun