Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Kebakaran di Asrama Sekolah China, 13 Orang Meninggal Dunia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kebakaran terjadi di asrama sekolah yang berada di Provinsi Henan, China Tengah. Dari laporan Xinhua sebanyak 13 orang meninggal dunia dalam insiden kebakaran tersebut.
Kebakaran itu terjadi di Sekolah Yingcai yang berada di Desa Yang Shanpu di Henan. Tim pemadam kebakaran di wilayah itu menerima laporan ada kebakaran tepat pukul 11 malam waktu setempat.
Selain 13 orang yang meninggal dunia, kantor berita Xinhua juga menyebut satu orang dilaporkan mengalami luka bakar.
"Tim penyelamat tiba di lokasi kejadian dengan cepat dan api berhasil padam tepat pukul 23.38," dalam sebuah laporan.
Korban luka saat ini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Kondisinya juga disebut sudah mulai stabil.
Pihak berwenang setempat tengah menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Satu orang juga sudah ditahan karena dicurigai terlibat dalam insiden tersebut.
Desa Yang Shanpu terletak di pinggiran Nanyang, dengan penduduk hampir 10 juta jiwa. Hanya sedikit informasi tentang sekolah tersebut yang bisa diakses publik.
Beberapa video memang sempat muncultentang sekolah ini. Menunjukkan anak-anak kecil termasuk anak-anak TK mengenakan baju luar berlogo sekolah. Serta anak-anak yang lebih tua sedang belajar kaligrafi.
Hingga kini tidak disebutkan berapa korban tewas kebakaran itu yang merupakan anak-anak.
Pengguna media sosial di China pada Sabtu pun menunjukkan kemarahannya atas kebakaran tersebut. Mereka menyerukan agar setiap pelanggaran keselamatan dihukum berat.
"Terlalu menakutkan, 13 anak dari 13 keluarga, semuanya hilang dalam sekejap, jika tidak ada hukuman berat, jiwa mereka tidak akan beristirahat dengan tenang," tulis salah satu komentator di situs Weibo.
Kebakaran dan kecelakaan mematikan lainnya memang sering terjadi di China karena lemahnya standar keselamatan dan penegakan hukum. Pada November 2023 lalu, 26 orang tewas dan puluhan orang dilarikan ke rumah sakit setelah kebakaran di kantor perusahaan batubara di provinsi Shanxi, Tiongkok utara.
Pada Juli, 11 orang tewas setelah atap gedung olahraga sekolah runtuh di timur laut negara itu.
Setelah kebakaran perusahaan batu bara pada bulan November, Presiden China Xi Jinping menyerukan negaranya untuk "melakukan penyelidikan mendalam terhadap risiko tersembunyi di industri-industri utama, meningkatkan rencana darurat dan langkah-langkah pencegahan," kata dia.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6020 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2351 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan