Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Saudi: Apa Yang Kita Lihat Adalah Israel Hancurkan Gaza dan Warganya
beritabali.com/cnnindonesia.com/Saudi: Apa Yang Kita Lihat Adalah Israel Hancurkan Gaza dan Warganya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud menilai apa yang terjadi saat ini di Timur Tengah adalah Israel ingin menghancurkan Jalur Gaza dan warga Palestina.
Baca juga:
47 Orang Tertimbun Longsor di Yunnan China
Hal itu diutarakan Faisal dalam wawancaranya bersama CNN yang disiarkan Minggu (21/1). Faisal menegaskan meredakan konflik di Gaza dan menghentikan kematian warga sipil adalah fokus utama Arab Saudi saat ini.
"Apa yang kami lihat adalah Israel menghancurkan Gaza, penduduk sipil di Gaza," katanya. "Ini sama sekali tidak perlu, sama sekali tidak bisa diterima dan harus dihentikan," ucap Faisal.
Dalam kesempatan itu, Faisal juga menegaskan Saudi tidak akan mau menjalin normalisasi hubungan dengan Israel tanpa jalan yang jelas menuju kemerdekaan Palestina.
"Itulah satu-satunya cara kita mendapatkan keuntungan. Jadi, ya, karena kita membutuhkan stabilitas dan hanya stabilitas yang bisa dicapai melalui penyelesaian masalah Palestina," ucap Faisal ketika ditanya apakah benar tidak akan ada normalisasi hubungan dengan Israel tanpa kemerdekaan Palestina.
Dikutip Reuters, komentar Faisal itu menyambung dari pernyataan dia sebelumnya di sela-sela Forum Ekonomi Dunia yang diadakan pekan lalu di Davos, Swiss.
Pernyataan Faisal ini muncul ketika agresi brutal Israel ke Jalur Gaza Palestina terus berlangsung sejak 7 Oktober lalu.
Kementerian Kesehatan di Gaza melaporkan per Senin (22/1) lebih dari 25.000 warga Palestina telah tewas imbas agresi Israel sejak Oktober lalu. Sementara itu, lebih dari 62.000 orang terluka dalam periode yang sama.
Saudi pun tak luput dari sorotan lantaran dinilai sebagai salah satu negara Arab yang seharusnya berada di garda terdepan membela Palestina. Namun, belakangan, pendirian Saudi dilaporkan berubah menyusul berbagai rumor bahwa Riyadh tengah menjajaki upaya normalisasi hubungan dengan Israel.
Sejumlah pejabat Israel hingga Amerika Serikat bahkan pede bahwa Saudi pada akhirnya akan bersedia menjalin lagi hubungan dengan Tel Aviv seperti sejumlah negara Arab lainnya dalam beberapa tahun terakhir.
Selama ini, Saudi dan sebagian negara Arab memutus hubungan dengan Israel karena sejarah peperangan di Timur Tengah hingga solidaritas terhadap Palestina yang masih dijajah negara Zionis tersebut.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4655 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2625 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2280 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan