Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Baghdad Buka Suara Soal AS Serang Irak: Tak Bikin Kalem
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pejabat pertahanan Irak buka suara menanggapi serangan Amerika Serikat di wilayah Irak pada Rabu (24/1) dini hari waktu setempat.
Dewan Penasihat Keamanan Nasional Irak, Qassem Al Aaraji, menegaskan serangan rudal AS ke wilayah negaranya sama sekali tidak membantu situasi semakin kalem.
"AS seharusnya memberikan tekanan terhadap agresi (Israel) di Gaza daripada menargetkan dan membom pangkalan-pangkalan badan nasional," demikian komentar Al Aaraji dalam akun X seperti dikutip dari AFP.
Ia mengacu pada Hashed Al Shaabi atau pasukan pengerahan umum yang merupakan bekas milisi sekutu Iran yang kini terintegrasi dengan pasukan militer Irak.
Sebelumnya, AS melancarkan serangan udara ke milisi yang didukung Iran, Kataib Hizbullah, di Irak pada Selasa (23/1).
Komando Pusat AS menyatakan gempuran itu menargetkan fasilitas yang digunakan Kataib yang mencakup markas besar, gudang penyimpanan, hingga lokasi latihan roket.
Dua pejabat pertahanan AS mengatakan serangan pasukan mereka berlangsung di Al Qaim, Irak Barat dan Jurf Al Sakhar, selatan Baghdad.
Terkait serangan tersebut, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyampaikan terima kasih atas keterampilan dan profesionalisme pasukan Negeri Paman Sam.
"Presiden dan saya tak akan ragu mengambil tindakan yang diperlukan untuk membela mereka dan kepentingan kami," ujar dia dalam pernyataan resmi, dikutip CNN.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan