Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sambut Putusan ICJ, Saudi Desak Dunia Minta Pertanggungjawaban Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Sambut Putusan ICJ, Saudi Desak Dunia Minta Pertanggungjawaban Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyambut baik keputusan International Court of Justice (ICJ) atau Mahkamah Internasional, soal genosida Israel di Gaza.
Saudi menyerukan ke masyarakat internasional untuk "meminta pertanggungjawaban Israel" atas pelanggaran hukum internasional.
Dilansir AFP, dalam sebuah pernyataan Kemlu Saudi juga menyerukan "tindakan lebih lanjut" demi gencatan senjata di Gaza dan perlindungan bagi rakyat Palestina.
Saudi juga menyatakan penolakan tegas terhadap praktik pendudukan Israel dan pelanggaran terhadap Konvensi PBB tentang Genosida.
International Court of Justice (ICJ) atau Mahkamah Internasional di Den Haag pada Jumat (26/1),resmi memerintahkan Israel melakukan semua langkah untuk segera menyetop genosida di Jalur Gaza.
ICJ menyatakan bahwa Israel harus memastikan bahwa pasukannya tidak melakukan genosida dan juga memastikan untuk tidak menghilangkan bukti-bukti terkait dugaan genosida.
Mahkamah dunia tersebut juga memerintahkan Israel untuk mencegah dan menghukum pihak-pihak yang memprovokasi terjadinya genosida di Gaza.
Pejabat senior Hamas, Sami Abu Zuhri, kemudian menyambut baik putusan ICJ yang tertuang dalam beberapa poin penting untuk memerintahkan Israel terkait dugaan genosida di Gaza.
Abu Zuhri mengatakan putusan ICJ itu amat krusial untuk membantu mengisolasi Israel dan kejahatan mereka di Gaza.
"Kami menyerukan untuk memaksa pendudukan (Israel) segera menjalankan putusan pengadilan," ujar Abu Zuhri seperti dikutip dari Reuters.
Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan pasukannya bakal terus membela diri dan mematuhi hukum internasional.
"Kami akan melanjutkan perang ini sampai kemenangan mutlak, sampai semua sandera dikembalikan dan Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel" ungkap Netanyahu.
Genosida Israel di Gaza sudah memasuki lebih dari 3 bulan sejak Oktober lalu. Hingga kini lebih dari 26 ribu warga sipil di Gaza meninggal dunia akibat agresi Israel, di mana sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan