Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Suami Sakit, Dadong Nayi Berharap Putranya Sembuh dari Gangguan Jiwa
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kehidupan nenek Nayi atau disapa dadong Nayi yang renta kurang beruntung. Di usia senja, menginjak 70 tahun, nenek asal Banjar Suwat Kelod, Desa Suwat, Kecamatan Gianyar itu tidak bisa berbuat banyak selain mengandalkan bantuan dermawan.
Nenek Nayi memiliki suami yang sakit tua. "Pekak terbaring terus tidak bisa bangun," ujar Dadong Nayi. Selanjutnya, putra pertamanya sudah meninggal dunia beberapa tahun yang lalu.
Sedangkan, putra keduanya mengalami gangguan kejiwaan. "Sekarang di Bangli (dirawat di RS Jiwa Bangli, Red)," ujar dia. Kesehariannya, nenek Nayi tergolong hidup sederhana.
Untuk makan sehari-hari, nenek Nayi hanya mengandalkan bantuan dermawan. "Saya tidak kuat lagi bekerja," ujarnya.
Memang dari pemerintah desa telah membantu berupa bantuan sosial. Jumlahnya cukup untuk keperluan makan saja.
Kemudian, dia juga mendapat uluran tangan dari kerabat dan dermawan di desa. Namun bantuan dermawan tidak rutin. Kerabat yang membantu pun tak banyak, seikhlasnya saja. "Sehari-hari, makan yang ada saja. Kalau ada yang membantu, terima kasih," jelas dia.
Tidak banyak yang bisa diharapkan selain pasrah menjalani hidup. Dia hanya bisa berdoa agar putranya segera sembuh dari sakit, dan bisa menjalani masa depan yang cerah.
"Mudah-mudahan anak saya cepat sehat. Biar bisa mengurus orang tuanya," harapnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun