Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Indonesia Desak Israel Patuhi Putusan Mahkamah Internasional Soal Gaza
beritabali.com/cnnindonesia.com/Indonesia Desak Israel Patuhi Putusan Mahkamah Internasional Soal Gaza
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mendesak Israel mematuhi putusan Mahkamah Internasional (ICJ), yang memerintahkan negara Zionis itu melakukan segala cara mencegah genosida di Gaza, Palestina.
Pernyataan itu disampaikan Retno dalam konferensi pers pada Senin (29/1), usai menghadiri pertemuan antar menteri luar negeri negara-negara ASEAN (ASEAN Foreign Minister/AMM) di Laos.
"Rekan-rekan, beberapa hal yang disepakati dari pertemuan AMM retreat, antara lain.. mendesak Israel mematuhi keputusan ICJ terkait Gaza," kata Retno.
Dia juga mengatakan, Menlu ASEAN prihatin atas situasi di Palestina dan menyerukan penghentian kekerasan serta gencatan senjata sesegera mungkin.
Di pertemuan AMM, Retno juga menyampaikan sikap Indonesia terkait isu internasional termasuk situasi di Gaza.
Indonesia, lanjut dia, sangat prihatin dengan situasi yang kian buruk di Gaza.
"Indonesia juga melihat beberapa negara dunia menganut double standar [standar ganda] untuk menyikapi situasi Gaza," kata Retno.
Lebih lanjut, Retno mengatakan Indonesia mencermati dari dekat keputusan ICJ atas gugatan yang diajukan Afrika Selatan pada Desember lalu.
Ia lalu memuji keputusan ICJ yang memenangkan gugatan Afsel.
"Keputusan ICJ mencerminkan sikap bahwa tak ada satupun negara yang berada di atas hukum," ujar Retno.
Pekan lalu, ICJ mengeluarkan putusan agar Israel menghentikan genosida di Gaza, Palestina. Pengadilan ini juga meminta Israel menghukum siapa saja yang terlibat dan memprovokasi genosida.
Putusan tersebut disambut baik sejumlah komunitas internasional termasuk Palestina dan Afrika Selatan selaku negara penggugat.
Namun, reaksi Israel berbeda. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahkan menyatakan akan terus berperang hingga meraih kemenangan mutlak.
Israel juga menuding Badan Pengungsi PBB di Palestina (UNRWA) terlibat dalam serangan pada 7 Oktober. Usai tuduhan ini muncul, negara Barat yang juga sekutu dekat negeri Zionis ramai-ramai menyetop bantuan dana ke UNRWA.
Nyaris empat bulan agresi Israel di Palestina, korban tewas terus bertambah. Hingga kini nyaris 27 ribu di Gaza tewas, di mana sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8022 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5650 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan