Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Netanyahu Bantah Israel Sepakat Tukar Tahanan dengan Hamas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin (29/1) membantah laporan tentang tercapainya kesepakatan pertukaran tahanan dengan kelompok militan Palestina, Hamas.
Media Israel sebelumnya menyatakan bahwa kesepakatan mengenai gencatan senjata sementara antara Israel dan Hamas telah tercapai.
"Laporan mengenai kesepakatan itu tidak benar dan mencakup persyaratan yang tidak dapat diterima oleh Israel," kata kantor Netanyahu dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Anadolu, Senin (29/1).
"Kami terus melanjutkan (agresi) sampai kemenangan total," tambah Netanyahu.
Channel 13 Israel sebelumnya melaporkan bahwa Tel Aviv menyetujui kesepakatan kemanusiaan yang mencakup pembebasan perempuan dan orang tua serta orang-orang terluka yang ditahan oleh Hamas, tetapi tidak termasuk tentara atau pemuda yang ditahan oleh kelompok militan tersebut.
Sebagai imbalannya, Israel akan membebaskan ratusan tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel, termasuk mereka yang dihukum karena membunuh warga Israel.
Menurut stasiun televisi tersebut, Israel akan menghentikan pertempuran hingga dua bulan atau lebih, tanpa komitmen untuk mengakhiri perang.
Sampat saat ini belum ada komentar dari Hamas atas pernyataan Netanyahu tersebut.
Qatar pada Senin (29/1) mengutip kemajuan dalam pembicaraan untuk gencatan senjata di Jalur Gaza.
Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby juga menggambarkan pembicaraan yang sedang berlangsung sebagai hal yang "konstruktif." Dia menegaskan bahwa meskipun kemajuan telah dicapai, namun belum ada "kesepakatan yang sudah didiskusikan dan siap diumumkan dalam waktu dekat."
Hamas diyakini menahan hampir 136 warga Israel setelah serangan lintas batas pada 7 Oktober 2023. Israel melancarkan serangan mematikan di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023, dan sampai sekarang telah menewaskan sedikitnya 26.637 warga Palestina dan melukai 65.387 orang. Hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.
Menurut PBB, serangan Israel telah menyebabkan 85 persen penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan, sementara 60 persen infrastruktur di wilayah kantong tersebut telah rusak atau hancur.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan