Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Makin Intens, Korea Utara Kembali Uji Coba Tembak Rudal Jelajah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Korea Utara menembakkan lagi satu ronde rudal jelajah pada Selasa (30/1), dalam serangkaian uji coba rudal beberapa waktu terakhir.
Militer Korea Selatan melaporkan pihaknya mendeteksi peluncuran rudal jelajah Korut pada Selasa pagi dari kawasan pantai baratnya.
Korsel pun menyatakan pihaknya kini tengah menganalisa secara terperinci dan memperkuat pengawasan lewat kerja sama dengan Amerika Serikat, demikian dikutip dari AFP.
Tidak seperti rudal balistik, uji coba rudal jelajah Korut tidak dilarang oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sanksinya kepada Pyongyang. Sebab, rudal jelajah tidak secanggih rudal balistik yang sulit dideteksi dan dicegat.
Uji coba rudal jelajah kali ini menyusul serangkaian tes yang sama pada Minggu (28/1) di perairan Pelabuhan Sinpo. Korut saat itu menembakkan rudal jelajah dari kapal selam dari perairan timur.
Menurut pengamat, peluncuran rudal jelajah Korut belakangan dilakukan lantaran Korut sedang memproduksi massal pesanan Rusia.
"Diyakini bahwa Korea Utara telah memulai produksi massal rudal jelajah yang dipesan Rusia," kata Ahn Chan-il, warga Korut yang kini menjadi peneliti yang mengelola Institut Dunia untuk Studi Korea Utara.
"Sepertinya mereka sedang melakukan percobaan rudal (yang dipesan Rusia) ini di laut, yang menyebabkan gangguan pada Korea Selatan dan Amerika Serikat," lanjut dia.
Selama ini, Korea Utara diyakini memasok persenjataan ke Rusia untuk perang negara itu dengan Ukraina.
Dugaan itu pun diperkuat dengan lawatan pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un ke Rusia pada September lalu untuk bertemu Presiden Vladimir Putin.
Dalam kesempatan itu, kedua pemimpin memang menyatakan akan memperkuat kerja sama di bidang pertahanan.
Seiring dengan ini, menurut Ahn, semua rudal Korut perlu menjalani minimal lima tes sebelum akhirnya dikerahkan ke medan perang.
"Selama perang Ukraina, rudal jelajah telah memainkan peran penting bagi Rusia dalam menargetkan fasilitas strategis di Ukraina," kata Hong Min, seorang analis senior di Institut Korea untuk Unifikasi Nasional di Seoul.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2788 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2027 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1968 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1800 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun