Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Kembali Erupsi
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT kembali erupsi, Rabu (31/1). Erupsi disertai guguran awan panas.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui Pos Pengatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi di Pululera melaporkan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki terjadi pada pukul 10.21 WITA dengan tinggi kolom 700 meter di atas puncak.
"Telah terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 31 Januari 2024 pukul 10:21 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak (± 2.284 m di atas permukaan laut)," mengutip laporan tertulis dari PPGA Lewotobi Laki-laki.
Menurut PPGA, tinggi kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal mengarah ke utara.
"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara," tulis PPGA dalam laporan yang dikeluarkan pukul 10.28 WITA.
Erupsi Gunung Lewotobi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 milimeter dengan durasi lebih kurang 1 menit 53 detik.
Dalam laporannya PPGA juga menyampaikan erupsi disertai luncuran awan panas guguran sejauh 500 meter dari pusat erupsi yang mengarah ke utara.
"Erupsi disertai awan panas guguran 500 m ke arah utara," tulis PPGA.
Gunung Lewotobi Laki-laki yang memiliki 1584 meter di atas permukaan laut saat ini berstatus siaga atau level III.
Penurunan status Awas menjadi status Siaga dilakukan PVMBG pada Senin (29/1) lalu. Penurunan level IV ke level III dengan alasan intensitas kegempaan dan letusan Gunung Lewotobi Laki-laki yang mengalami penurunan aktivitas.
Meski berstatus level III PPGA tetap melarang masyarakat untuk melakukan aktivitas di radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
"Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 4 KM dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki serta sektoral 5 km pada arah Utara-Timur Laut dan 6 KM pada sektor Timur Laut," imbau PVMBG.
Gunung Lewotobi yang meletus sejak awal Januari 2024 lalu, telah memaksa lebih dari 6 ribu warga dari tujuh desa terdampak untuk mengungsi.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2497 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun