Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
2.000 Relawan Lesehan Saat Acara Temu Kangen, De Gadjah: Duduk Sama Rendah, Berdiri Sama Tinggi
beritabali/ist/2.000 Relawan Lesehan Saat Acara Temu Kangen, De Gadjah: Duduk Sama Rendah, Berdiri Sama Tinggi.
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sebanyak 2.000 anggota Relawan De Gadjah memadati area ballroom Hotel Aston Denpasar pada Rabu (31/1/2024) malam. Acara bertajuk temu kangen dan konsolidasi ini memepertemukan Relawan De Gadjah yang tersebar se-Kota Denpasar.
Suasana kekeluargaan dan saling menyapa terlihat menjelang dimulainya acara. Sederhana tapi solid, itu yang menjadi panutan.
Pembina Relawan De Gadjah, (RDG) Made Muliawan Arya alias De Gadjah mengatakan acara ini sengaja diagendakan karena selama ini dirinya selaku Ketua DPD Gerindra Bali sekaligus Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo-Gibran Bali jarang bertemu karena sibuk urusan partai, pencalegan dan pemenangan Pilpres 2024.

"Jadi sebelum pemilihan kita temu kangen dan konsolidasi dengan Relawan De Gadjah yang bergerak ke bawah, dan ada beberapa arahan yang harus dilakukan," ujar Wakil Ketua DPRD Denpasar itu.
Dari pertemuan itu, terdapat aspirasi yang disampaikan relawan kepada De Gadjah diantaranya mereka menginginkan pariwisata Bali maju seperti dulu lagi. Maka itu, lanjutnya, satu-satunya jalan harus memenangkan Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024. Dan mereka semua sepakat untuk memenangkan pasangan calon (paslon) nomor urut dua tersebut.
"Kami tidak mengarahkan atau memobilisasi massa mereka datang atas dasar hati nurani dan hati yang tulus," katanya sembari menambahkan dari ribuan relawan itu ada yang menjadi calon legislatif dari partai Gerindra.
Di atas semua, yang menjadi prinsip keberadaan RDG yang telah berumur 11 tahun ini semangat persaudaraan, kesolidan, saling menghargai dan menghormati. Seperti yang terlihat dalam acara di mana tidak disediakan kursi untuk tempat duduk, semua relawan bahkan pimpinan duduk lesehan, makan nasi jinggo bersama dan menikmati suguhan hiburan.
"Kita saudara duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, tidak Ketua tidak pimpinan jadi sama di mata Tuhan. Jadi semua ini dari puluhan orang bisa ribuan orang dan berumur 11 tahun itu kalau tidak dikehendaki oleh alam semesta dan direstui oleh Tuhan dan didasari oleh hati nurani yang tulus tidak bisa terus bertambah menjadi 3.600 relawan," tandasnya.
Jumlah tersebut, tambah dia, hanya mereka yang berdomisili di Kota Denpasar, belum termasuk relawan yang berada di Kabupaten lainnya.
"Jadi apa yang sudah miliki, kita jalin dengan baik rasa persaudaraan kita jalin dan saling menghormati satu sama lain antar-relawan apalagi dengan masyarakat sekitar kita harus saling menghargai dan menghormati," pungkasnya.
Acara temu kangen dan konsolidasi Relawan De Gadjah juga dimeriahkan penampilan dari Rai Peni, Kiss Band, dan Radio Koplo.
Editor: Redaksi
Reporter: Gerindra Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun