Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 3 Agustus 2026
Polsek Sukawati Simulasi Diserbu Massa Bersenjata
Jelang Coblosan Pileg dan Pilpres
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Menindaklanjuti suasana politik di tingkat pusat, Anggota Polsek Sukawati melakukan latihan berupa simulasi penanganan kerusuhan pada Kamis (1/2/2024). Dalam simulasi, diceritakan markas Polsek diserbu masa bersenjata tajam.
Latihan simulasi kerusuhan itu merupakan disebut alarm stelling. Latihan diikuti oleh Kapolsek Sukawati Kompol I Wayan Johni Eka Cahyadi, didampingi Wakapolsek AKP I Wayan Gede Eka Sanjaya dan diikuti oleh personel.
Dalam skenario ada informasi yang disampaikan oleh Unit Intelkam Polsek Sukawati kepada SPKT bahwasanya adanya pergerakan masa dari Desa Batuan dengan jumlah cukup banyak. Mereka membawa senjata tajam dan senjata tumpul, bergerak menuju Mako Polsek Sukawati.
Menerima laporan, langsung menyiagakan anggota kumpul di depan Mako Polsek. Gerbang Mako Polsek berupa palang ditutup. "Memblokade pintu masuk dan keluar Polsek Sukawati," ujar Kompol I Wayan Johni Eka Cahyadi.
Baca juga:
Massa Warga Bugbug Tuntut AWK Minta Maaf
Dikatakan lebih lanjut, bahwa alarm stelling ini berkaitan dengan situasi politik menjelang pemilu 2024. "Kegiatan ini merupakan kesiapan kita dalam pelaksanaan tugas menjelang Pemilu (Pileg dan Pilpres) Tahun 2024. Selama rangkaian kegiatan berlangsung tertib dan lancar," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 352 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 304 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 249 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun