Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pesawat Kecelakaan Saat Mendarat di Papua, 12 Penumpang Selamat
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pesawat Smart Air dengan registrasi PK-SNJ mengalami kecelakaan saat mendarat di Bandara Aminggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Senin (5/2) sekitar pukul 07.31 WIT.
Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia mengatakan insiden nahas itu bermula saat pesawat tersebut hendak menuju ke apron atau area parkir.
"(Pesawat) mengalami kegagalan rem pada roda belakang sebelah kanan. Akibatnya, pesawat secara spontan belok ke kiri, keluar dari jalur runway, menabrak pagar bandara, dan sebagian pesawat mengeluarkan asap," kata Punia dalam keterangan tertulis.
Punia menyebut saat kejadian, warga dan aparat keamanan langsung berlarian ke arah pesawat untuk membantu evakuasi penumpang dan awak pesawat.
Disampaikan Punia, pihaknya juga koordinasi bersama pihak maskapai dan pihak terkait untuk langkah-langkah selanjutnya guna mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo memastikan 12 penumpang pesawat selamat dari insiden tersebut.
Berdasarkan data, pesawat yang dipiloti oleh Captain Pilot Ilman A dan Co Pilot Ilham dan membawa sejumlah penumpang, di antaranya dr. Yofri, Putu, Obet K, Melinus Tabuni, Erina Murib, Denius, Yulius, Irince, Melince, Weta, Julinus, dan Kior. Selain itu, pesawat juga membawa cargo dengan berat kurang lebih 2,6 kwintal.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan