Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Perjuangan Berat Jutaan Warga China Mudik Imlek Menembus Badai Salju
beritabali.com/cnnindonesia.com/Perjuangan Berat Jutaan Warga China Mudik Imlek Menembus Badai Salju
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jutaan warga China merayakan Imlek dengan mudik atau pulang kampung di tengah badai salju dan hujan yang menerjang sejumlah wilayah Negeri Tirai Bambu.
Wilayah tengah, timur, dan selatan China dikabarkan dilanda hujan salju hingga es di saat warga berbondong-bondong mudik menjelang liburan Festival Musim Semi.
Provinsi Hunan selatan dan Hubei tengah adalah salah satu kawasan yang dilanda cuaca buruk hingga menghambat lalu lintas jalan raya dan membatalkan ratusan jadwal kereta api. Sejumlah penerbangan juga terpaksa ditunda akibat kondisi ini.
Selama beberapa hari terakhir, sejumlah video di media sosial menunjukkan orang-orang terdampar di kereta api dan terjebak di dalam mobil di tengah jalan raya bersalju.
Outlet media Yicai melaporkan ada pengemudi yang sudah terjebak selama tiga hari dan penumpang-penumpang terjebak berjam-jam di kereta menuju Wuhan imbas listrik mati karena suhu beku.
"Cuaca di Wuhan bisa membuat Anda gila. Anda harus berjalan 20 ribu langkah setiap hari untuk bekerja dan kemudian Anda pulang dengan listrik padam karena lumpuh," kata seorang pengguna platform media sosial Weibo, seperti dikutip Reuters.
Media lokal China juga melaporkan ratusan kereta tertunda atau ditangguhkan dan kerumunan penumpang terdampar di stasiun kereta api di Wuhan.
Menurut laporan media CCTV, landasan pacu di Bandara Tianhe di Wuhan juga ditutup sementara pada Selasa (6/2).
Foto-foto dari Administrasi Meteorologi China menunjukkan pohon-pohon tumbang tersebar di jalan-jalan di Hunan akibat hujan salju. Di 10 provinsi, sekitar 129 bagian jalan raya juga dikabarkan ditutup.
Setidaknya dua orang tewas dalam kecelakaan terkait salju. Satu di Hubei dan satu lagi dari Hunan.
Menurut China National Emergency Broadcasting, cuaca buruk di China diperkirakan akan berlangsung beberapa hari lagi. Beberapa kota pun sudah mulai meningkatkan peringatan cuaca dan rencana tanggap darurat untuk mengantisipasi hal ini.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan