Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Minta Bebaskan Sandera, Israel Ancam Gempur Rafah Saat Ramadan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Kabinet Perang Israel Benny Gantz mengancam bakal menyerbu Kota Rafah, Palestina saat bulan Ramadan jika para sandera yang ditahan Hamas tak dibebaskan.
"Saya mengatakan ini dengan sangat jelas. Hamas punya pilihan. Mereka bisa menyerah, membebaskan para sandera, dan dengan demikian, warga Gaza bisa merayakan hari raya suci Ramadan," kata Gantz dalam sebuah konferensi di Yerusalem.
Tentara Israel berencana melancarkan serangan darat di Rafah, kota dengan lebih dari 1,4 juta penduduk yang mencari perlindungan dari perang.
Warga Palestina menuju Rafah untuk mencari perlindungan ketika Israel melancarkan agresi sejak 7 Oktober. Serangan Israel sejauh ini setidaknya telah menewaskan hampir 29 ribu orang dan menyebabkan kehancuran massal.
Gantz, mantan menteri pertahanan, mengatakan bahwa invasi ke Rafah akan dilakukan dengan berkoordinasi dengan "mitra Amerika dan Mesir untuk meminimalkan korban sipil," menurut surat kabar The Times of Israel.
"Dunia harus tahu, dan para pemimpin Hamas harus tahu - jika pada bulan Ramadhan para sandera kami tidak pulang, pertempuran akan diperluas ke daerah Rafah," tambahnya, mengutip Anadolu, Senin (19/2).
Bulan suci Ramadan diperkirakan akan dimulai pada 10 Maret.
Hamas diyakini menyandera lebih dari 130 warga Israel menyusul serangan lintas perbatasannya, yang menurut Tel Aviv telah menewaskan hampir 1.200 orang.
Perang Israel di Gaza telah mendorong 85 persen populasi wilayah tersebut ke dalam pengungsian internal di tengah kekurangan makanan, air bersih dan obat-obatan yang akut, sementara 60 persen infrastruktur daerah kantong tersebut telah rusak atau hancur, menurut PBB.
Israel dituduh melakukan genosida di Mahkamah Internasional. Keputusan sementara pada bulan Januari lalu memerintahkan Tel Aviv untuk menghentikan tindakan genosida dan mengambil langkah-langkah untuk menjamin bahwa bantuan kemanusiaan diberikan kepada warga sipil di Gaza.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan