Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Dubes Palestina Sebut Serangan Zionis di Rafah Tewaskan Keluarganya
BERITABALI.COM, DUNIA.
Duta Besar Palestina untuk Inggris, Husam Zomlot, mengabarkan sejumlah sanak saudaranya tewas terbunuh dalam serangan brutal Israel di Rafah, Jalur Gaza, pekan lalu.
Dalam unggahan di X (sebelumnya Twitter), Zomlot menuliskan bahwa keluarga dari tante istrinya meninggal buntut serangan misil Zionis.
"Tante istri saya, Suzan; suaminya, Fouzy Hassouna; dua anak laki-laki mereka, Muhammad dan Karam; istri Karam, Amouna; serta tiga anak mereka (si kembar Sidra dan Suzan yang berusia 7 tahun dan Malik yang berusia 15 bulan) semuanya tewas terbunuh," tulis Zomlot di X, Kamis (15/2).
Zomlot mengatakan Sidra, kembaran Suzan yang merupakan sepupu istrinya, sampai terlempar keluar bangunan akibat serangan rudal Israel.
"Dampak dari rudal Israel begitu dahsyat hingga membuatnya terlempar keluar, menyisakan tubuhnya yang terpotong tergantung di reruntuhan bangunan yang hancur Rafah 48 jam yang lalu," kata Zomlot.
Zomlot menyebut kerabatnya ini berada di Rafah karena mengungsi dari utara imbas agresi Zionis. Zomlot juga menegaskan bahwa dirinya akan menuntut pertanggungjawaban atas kematian kerabatnya.
"Kami akan terus bertindak hingga mereka yang bertanggung jawab diadili," kata dia.
Agresi Israel di Jalur Gaza hingga kini telah menewaskan lebih dari 29 ribu. Mayoritas korban ialah anak-anak dan perempuan.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan