Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Israel Akan Temui Qatar, Mesir, & AS di Paris Bahas Gencatan Senjata
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Akan Temui Qatar, Mesir, & AS di Paris Bahas Gencatan Senjata
BERITABALI.COM, DUNIA.
Delegasi Israel disebut akan melakukan pertemuan dengan mediator dari pihak Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat untuk membahas gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina.
Pertemuan itu akan dilaksanakan di Paris, Prancis, pada Sabtu (24/2) waktu setempat. Perwakilan negara tersebut akan membahas pembebasan sandera yang masih di bawah pengawasan kelompok Hamas.
Penasihan Keamanan Nasional Israel Tzachi Hanegbi mengatakan pertemuan pada Sabtu itu tampaknya akan mencapai sebuah kemajuan dalam membebaskan sandera.
"Dari apa yang saya dengar dalam beberapa jam terakhir, ada kemungkinan untuk mencapai progres," kata Tzachi Hanegbi ketika diwawancara Channel 12 TV Israel, dikutip Reuters, Sabtu (24/2).
Hanegbi disebut mengangguk ketika ditanya apakah kesepakatan itu bisa tercapai saat bulan Ramadan. Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut soal maksudnya.
Di sisi lain, seorang pejabat Palestina mengatakan Israel masih "tidak jelas" dengan tujuan akhir perang mereka di Gaza setelah diberi tahu soal pertemuan di Paris.
"Sementara Israel fokus pada upaya mengubah perjanjian apa pun menjadi perjanjian pertukaran sandera, Hamas menegaskan perjanjian apa pun harus didasarkan pada komitmen pendudukan Israel untuk mengakhiri perang dan menarik pasukannya dari Jalur Gaza," kata pejabat anonim itu.
"Ini adalah prioritas bagi Hamas," tambahnya singkat.
Israel melancarkan agresi ke Gaza sejak 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.
Sejak agresi pecah, Hamas menahan 130 sandera dari Israel. Sementara, Negeri Zionis itu menahan ribuan warga Palestina yang berada di balik jeruji besi.
Selama agresi, pasukan Zionis menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga kamp pengungsian.
Hingga kini lebih dari 29.000 jiwa orang Palestina meninggal dan ratusan ribu rumah warga hancur akibat serangan Israel.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan