Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Israel Akan Temui Qatar, Mesir, & AS di Paris Bahas Gencatan Senjata
beritabali.com/cnnindonesia.com/Israel Akan Temui Qatar, Mesir, & AS di Paris Bahas Gencatan Senjata
BERITABALI.COM, DUNIA.
Delegasi Israel disebut akan melakukan pertemuan dengan mediator dari pihak Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat untuk membahas gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina.
Pertemuan itu akan dilaksanakan di Paris, Prancis, pada Sabtu (24/2) waktu setempat. Perwakilan negara tersebut akan membahas pembebasan sandera yang masih di bawah pengawasan kelompok Hamas.
Penasihan Keamanan Nasional Israel Tzachi Hanegbi mengatakan pertemuan pada Sabtu itu tampaknya akan mencapai sebuah kemajuan dalam membebaskan sandera.
"Dari apa yang saya dengar dalam beberapa jam terakhir, ada kemungkinan untuk mencapai progres," kata Tzachi Hanegbi ketika diwawancara Channel 12 TV Israel, dikutip Reuters, Sabtu (24/2).
Hanegbi disebut mengangguk ketika ditanya apakah kesepakatan itu bisa tercapai saat bulan Ramadan. Namun, ia tidak memberikan detail lebih lanjut soal maksudnya.
Di sisi lain, seorang pejabat Palestina mengatakan Israel masih "tidak jelas" dengan tujuan akhir perang mereka di Gaza setelah diberi tahu soal pertemuan di Paris.
"Sementara Israel fokus pada upaya mengubah perjanjian apa pun menjadi perjanjian pertukaran sandera, Hamas menegaskan perjanjian apa pun harus didasarkan pada komitmen pendudukan Israel untuk mengakhiri perang dan menarik pasukannya dari Jalur Gaza," kata pejabat anonim itu.
"Ini adalah prioritas bagi Hamas," tambahnya singkat.
Israel melancarkan agresi ke Gaza sejak 7 Oktober. Mereka juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.
Sejak agresi pecah, Hamas menahan 130 sandera dari Israel. Sementara, Negeri Zionis itu menahan ribuan warga Palestina yang berada di balik jeruji besi.
Selama agresi, pasukan Zionis menggempur habis-habisan warga dan objek sipil seperti rumah sakit hingga kamp pengungsian.
Hingga kini lebih dari 29.000 jiwa orang Palestina meninggal dan ratusan ribu rumah warga hancur akibat serangan Israel.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2505 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2014 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1943 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1795 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun