Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Korsel Paksa 13 Dokter Mogok Kembali Kerja, Ancam dengan Pidana
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Korea Selatan pada Jumat (1/3) malam secara terbuka memerintahkan 13 dokter yang mogok untuk kembali bekerja, atau akan disanksi penalti.
Beberapa dokter yang diperintahkan kembali merupakan dokter yang lantang menyuarakan aksi pemogokan yang melibatkan lebih dari sembilan ribu orang, dan menuntut reformasi sistem kesehatan di negara tersebut.
Pemberitahuan secara terbuka ini merupakan sinyal terbaru dari sikap keras pemerintah Korea Selatan terhadap para dokter magang yang berpartisipasi dalam pemogokan.
Sebelumnya kepolisian juga sempat menggerebek pejabat asosiasi dokter pada hari Jumat, hari libur umum di Korea Selatan.
Lewat situs resmi, Kementerian Kesehatan merilis nomor izin dan rumah sakit ke-13 dokter yang dipaksa bekerja kembali, jika tidak ingin izin praktik ditangguhkan atau menghadapi tuntutan pidana.
Nama-nama dokter tersebut sebagian telah disensor, tapi setidaknya beberapa di antara mereka tampaknya adalah dokter-dokter yang masih dalam tahap pelatihan yang sangat vokal mengenai pemogokan dan mengkritik pemerintah, termasuk Park Dan, ketua Asosiasi Magang dan Dokter Residen Korsel.
Pihak berwenang pada Jumat meningkatkan tekanan untuk mengakhiri pemogokan, dengan polisi Korea Selatan melancarkan penggerebekan pada pejabat Asosiasi Medis Korea Selatan.
Pemerintah Korsel sebelumnya telah menetapkan hari Kamis sebagai tenggat bagi para dokter untuk kembali bekerja, atau menghadapi hukuman.
Namun data Kementerian Kesehatan menunjukkan lebih dari dua pertiga dokter peserta pelatihan, atau hampir 9.000, mengabaikan seruan untuk kembali bekerja.
Para dokter merencanakan demonstrasi massal pada Minggu (3/3) untuk memprotes rencana pemerintah untuk meningkatkan jumlah peserta sekolah kedokteran sebanyak 2.000 orang mulai tahun 2025.
Pemerintah Korsel ditengarai merancang rencana tersebut untuk mengatasi masalah kekurangan dokter.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7483 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5622 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3524 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2382 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan