Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
Bangli Masuk Daftar Pengembangan Smart City Nasional
BERITABALI.COM, BANGLI.
Bupati Bangli SN Sedana Arta menghadiri penandatangan nota kesepakatan bersama penyusunan master plan smart city bagi 10 Pemerintah Kabupaten/ Kota terpilih secara daring yang bertempat di Ruang Rapat Bupati Bangli pada Selasa (5/3/2024).
Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Kabupaten/Kota dalam upaya mengimplementasikan kota cerdas (Smart City), maka Kementerian Kominfo melaksanakan program Gerakan Menuju Kota Cerdas (Smart City). Gerakan tersebut ditujukan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi dalam ekosistem smart city.
Dimana pada tahun 2024 ini, akan dilakukan pendampingan penyusunan master plan smart city bagi 10 Kabupaten/Kota yang telah terpilih melalui proses penilaian (assessment) yang telah dilakukan pada Tahun 2023. Dan Kabupaten Bangli merupakan salah satu diantara 10 Pemerintah Kabupaten/Kota tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Inspektur, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Kepala Bappeda, Kepala Badan BPSDM Kabupaten Bangli, Kepala Bagian Organisasi dan Tata Laksana Kabupaten Bangli, Kepala Bagian Pemerintahan Kabupaten Bangli serta Kepala Bagian Hukum Kabupaten Bangli.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bangli
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4749 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2554 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2191 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1811 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1236 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun