Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Cuaca Buruk, Penyeberangan Padangbai-Lembar Ditutup Sementara
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Aktivitas penyeberangan kapal dari Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami penundaan untuk sementara waktu menyusul akibat cuaca buruk.
Penundaan aktivitas penyeberangan ini dibenarkan oleh Manager ASDP Padangbai, Agusman dikonfirmasi wartawan pada Kamis (14/3/2024). Ia menjelaskan penundaan keberangkatan kapal sudah dilakukan sejak Rabu (13/3/2024) kemarin malam karena faktor keselamatan mengingat kondisi cuaca angin kencang dan gelombang tinggi di kawasan perairan.
"Penundaan terjadi sejak kemarin malam karena gelombang sangat tinggi dan angin juga berhembus sangat kencang di perairan, " ujarnya.
Hingga saat ini, belum ada kepastian kapan aktivitas penyeberangan kapal bisa diberangkatkan kembali. Pihak pelabuhan sendiri masih menunggu perkembangan cuaca dari BMKG untuk memastikan kondisi perairan aman untuk pelayaran.
"Sejauh ini gelombang sudah mulai menurun tapi angin masih cukup kencang,” terang Agusman.
Dampak adanya penundaan tersebut, sejumlah penumpang terpaksa menginap di Pelabuhan Padangbai. Sementara selama adanya penundaan ini, sudah ada 2 kapal yang antre untuk diberangkatkan menuju Lembar.
"Semoga cuaca bisa segera normal kembali. Sehingga penyeberangan bisa dilakukan supaya para penumpang yang sudah terlanjur datang ke pelabuhan tidak terkatung-katung," imbuhnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan