Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dubes Masaki Ungkap Tradisi Unik Ramadan di Jepang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi membeberkan tradisi unik Ramadan di Negeri Sakura.
Baca juga:
Kanada Bakal Setop Pasok Senjata ke Israel
Masaki mengatakan kantor Perdana Menteri memiliki kebiasaan mengundang duta besar dari negara Muslim atau negara mayoritas Muslim untuk buka puasa bersama.
"Sampai saat ini masih dilaksanakan," kata Masaki saat buka puasa di Kedubes Jepang, Jakarta, Selasa (19/3).
Dia juga berujar, "Dengan Perdana Menteri [Fumio] Kishida kami sangat menghargai tradisi yang beragama Islam."
Lebih lanjut, Masaki mengatakan di Jepang tak ada puasa seperti di Islam yang dilakukan di Indonesia.
"Ada puasa yang dilakukan oleh orang Jepang khususnya orang yang beragama Budha, mereka membatasi jumlah yang dikonsumsi sehari-hari," ujar dia.
Mayoritas penduduk Jepang sekitar 99 persen menganut Buddha dan Shinto.
Sementara itu, pemeluk agama Islam di Jepang merupakan minoritas. Mereka berjumlah sekitar 200 ribu dari total penduduk 120 juta.
Cerita Masaki muncul saat Kedutaan Besar Jepang menggelar buka puasa di kediaman dia pada Selasa.
Sejumlah perwakilan pesantren dan organisasi masyarakat turut hadir di acara tersebut. Mereka di antaranya tokoh nasional Din Syamsuddin dan anak Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan